Selasa, 30 April 2013

I'm Kopite and Now I'm a Member of Bigreds_IOLSC Regional Makassar #Proud

Saya memang baru menyukai Liverpool tahun 2005, masa kejayaan Steven Gerrard bersama Liverpool FC. Tepatnya saat menyaksikan mereka meraih kemenangan di Final Liga Champion melawan AC Milan.
Saya tidak akan flash back lagi ke asal muasal kenapa saya suka Liverpool. Itu sudah saya posting sebelumnya. Tapi saya ingin berbagi sedikit mengenai awal mula saya mengenal adanya organisasi bernama BIGREDS-IOLSC yang merupakan supporter resmi Liverpool di Indonesia. Sebenarnya sudah lama sekali saya ingin mencari teman-teman sesama penggemar Liverpool di Makassar ini. Semenjak kuliah dulu, di antara beberapa teman dekat, hanya satu teman saya yang menyukai Liverpool bernama Frans. Namun waktu itu pun dia setengah Kopite setengah Milanisti. 
Namun beberapa tahun masa kuliah hingga lulus saya tidak menemukan satu pun teman yang juga menyukai Liverpool. Yaa mungkin karena saya nyarinya cuma di kampus dan tetangga rumah saja yaa... Maklum, saya bukan termasuk anak nongkrong-nongkrong seperti halnya kebanyakan teman2 saya saat itu.
Setiap saya berkendara di jalan, yang saya perhatikan pada kendaraan milik orang lain yang berada di depan atau di samping saya adalah stiker club bola yang tertempel pada motor mereka. Tentu saja pencarian saya adalah seperti stiker yang tertempel manis di motor saya. Liverpool FC. Namun sangat jarang saya temukan. Kadang timbul pertanyaan "Apakah di Kota ini tidak ada pendukung LFC sama sekali?" Secara kebiasaan fans kan menempel stiker club kebanggaan mereka di motor, atau di barang kesukaan mereka lainnya.
Setelah memiliki akun facebook sekitar tahun 2005 juga, barulah saya mencoba mencari teman-teman facebook sesama penggemar Liverpool. Pencarian saya tidak banyak. Tetapi terlebih dahulu saya mengikuti informasi Liverpool di akun facebook resmi Liverpool FC. Lalu saya juga mulai mencari semua official facebook para pemain. Meskipun tidak semuanya punya dan tidak semuanya aseli, tetap saja saya liked. 

Berkenalan dengan BIGREDS_IOLSC... di Twitter
Saya membikin sebuah akun twitter atas dasar iseng. Saya sama sekali tidak tertarik menggunakan socmed yang satu ini. Bagi saya facebook masih lebih ok. Saya hanya sekali-kali meng up date status di twitter. Dan baru tahun 2011 lalu saya aktif mengupdate berita di twitter termasuk berita seputar LFC. Pencarian akun kembali saya mulai. Sebenarnya akun yang paling saya cari adalah milik Fantastic Captain Steven Gerrard yang sudah saya idolakan sejak saya masih SMP... Namun kemudian saya tahu bahwa Steven Gerrard tidak memiliki akun twitter pribadi. Dia memang menyatakan tidak tertarik mempunyai sebuah twitter kecuali twitter SG8 Foundation. Saya kemudian memfollow semua twitter yang berhubungan dengan sepak bola. Bukan hanya pemain LFC saja tapi pemain dari club lain yang juga saya suka (karena permainan mereka di lapangan).
Dalam pencarian itulah saya akhirnya menemuka akun twitter milik BigReds_IOLSC. Saat itu saya rajin mengikuti lini masa BIGREDS_IOLSC. Saya buka follower dan followingx lalu beberapa saya followed. Saat itu saya sudah memiliki ketertarikan untuk bergabung. Saya pikir pasti menyenangkan bisa memiliki teman-teman sesama penggemar Liverpool. Lalu saya cari yang berada di Makassar. Dan hup!! Saya dapatlah twitter milik Bigreds_Mks. Keinginan saya untuk bergabung semakin besar. Namun dikarenakan kesibukan bekerja yang menyita waktu saya, maka keinginan itu tertunda berkali-kali. 
But thank God because everything's beautiful in His Time. Tahun 2012 akhir,  saya meghubungi salah satu member BigReds_MKS, kak Tedjo dan menyatakan keinginan untuk bergabung menjadi anggota. Saya mendapat respon cepat dan disarankan untuk hadir di setiap acara nobar dan event Bigreds_Mks lainnya untuk mengisi formulir. Namun lagi-lagi keinginan itu terganjal waktu. Hingga akhirnya Maret 2013 saya berhubungan kembali dengan Kak Tedjo. Kali ini benar-benar bertemu langsung dan saya secara sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun mengisi formulir keanggotaan BIGREDS_IOLSC. I was really happy at that time. Thanks God again.
Pendaftaran saya menjadi member dan rencana tur Liverpool ke Asia hampir bersamaan. Namun bukan atas dasar itu saya ingin bergabung di BigReds_MKS. Dalam pikiran saya sejak dulu, sayalah yang akan terbang ke Liverpool dan menyaksikan mereka bertanding secara langsung di Anfield.
Namun ternyata Tuhan membuka jalan bagi fans Liverpool di Indonesia untuk bisa menyambut kedatangan Tim kebanggaan di tanah air pada 20 Juli 2013 nanti.
Dan saya bersyukur saat ini sudah terdaftar sebagai bagian dari keluarga besar pendukung Liverpool FC dalam susah maupun suka dengan nomor member 136564.... Sambutan hangat pertama sudah saya dapatkan di twitter dari kawan-kawan sesama Bigreds (Kak Tedjo, Aroel, Andri, Saddam, dll).. Undangan event dari K' Aco yang sepertinya menjadi anggota paling sabar menghubungi seluruh member agar hadir untuk nobar, futsal dan lain sebagainya. Dan saat saya mendaftarkan diri untuk ikut serta ke GBK di Labuana Cafe, Sabu (27/4), they welcoming me very well. Terima kasih dan YNWA


Jumat, 26 April 2013

Luis Suarez ... You Deserve To Get More Than Just A Tittle Called Hero

 
Luis Suarez menggigit lengan Branislav Ivanovic (jika saya tidak salah tulis) pada laga melawan Chelsea... Luis Suarez sangat menyesali perbuatannya dan bersedia menerima denda dari Liverpool FC. Lalu dengan berjiwa besar Suarez menyatakan permintaan maaf langsung kepada Sang Korban "Ivanovic" yang "katanya" di twitter menerima permintaan maaf itu dan mengharapkan agar Suarez tidak lagi dipersalahkan dan dipermasalahkan. Entah tulus atau tidak, Petr Chech rekan se tim Ivanovic mengatakan bahwa temanny itu belum "benar-benar" memaafkan kelakuan Suarez.
Tadi pagi saya membaca berita dan melihat sendiri foto "Ivanovic" pada sesi latihan memperagakan aksi Suarez dengan berpura-pura menggigit tangan kirinya sendiri. Dia menjadikannya candaan. Tuluskah dia memaafkan Suarez seperti halnya Suarez meminta maaf dengan penuh penyesalan?
Sebelumnya Patrice Evra, Kapten Manchester United melakukan selebrasi kemenangan mereka dengan lari membawa potongan tangan yang kemungkinan milik Ivanovic. Pantaskah seorang kapten melakukan aksi konyol itu?
FA yang selama ini menjadi fans utama Manchester United lalu memberikan sanksi 10 larangan pertandingan bagi Suarez. hah...tentu saja langka jitu menjegal Suarez meraih PFA 2013 dan Top Scorer Liga Inggris...
Tanpa bermaksud membela perbuatan Suarez yang memang dalam hal ini salah, apa yang sudah dilakukan oleh Ivanovic membuat saya menyesal "Kenapa Suarez tidak menggigit tangan Ivanovic hingga terputus?"...
Ibunda Suarez pernah menyatakan jika kecintaan Suarez pada sepakbola membuatnya selalu menganggap setiap pertandingan adalah pertandingan final dimana dia harus berjuang bahkan hingga mengorbankan nama baiknya sendiri untuk tim yang sedang dibelanya.
Sekarang Luis Suarez menyesali tindakannya pada Ivanovic. Dia membutuhkan dukungan besar dari rekan tim dan pendukung Liverpool sebesar dukungan yang sudah diberikan oleh keluarganya.
 
You'll never walk alone Suarez...  

(nb: gambar Suarez diatas adalah hasil karya Kak Dian Qamajaya)

July 20th, Thanks God, They'll Visit Indonesia

GBK 20 Juli 2013 akan diAnfieldkan oleh Kopites seluruh Indonesia menyambut kedatangan tim inti Liverpool FC.
Kalimat bagaimana lagi yang layak mewakili perasaan kami para Kopites?
Yang pasti pertama-tama adalah ucapan syukur tak terhingga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena telah mengizinkan mimpi kami menjadi kenyataan. We are Reds and we are blessed.
Kemudian rasa terimakasih kepada mereka, para pejuang The Reds yang telah bekerja keras mendatangkan pahlawan-pahlawan kami dari Anfield. (LFC, Stephanie Wong, Paul Rogers, Andhika Suksmana, Kevin O'Riordan, Olly Dale dan seluruh Bigreds Indonesia).
 
Lalu bagaimana persiapan kami para Kopites? Here we are. Bagi kami yang berada di luar Pulau Jawa, kami sudah mulai memikirkan biaya untuk pembelian tiket masuk ke GBK dan tentu saja biaya pesawat/kapal serta akomodasi kami selama di Jakarta. Maka selama 2 bulan ke depan, kami akan menerapkan Gaya hidup sehemat mungkin. Beruntunglah mereka yang sudah menabung sejak kedatangan Liverpool masih menjadi wacana beberapa bulan lalu. Selain itu apa lagi yang disiapkan? Tentu saja fisik dan mental. Semoga seluruh Kopites tetap berada dalam kondisi yang sehat hingga hari H. 


Dan jangan lupa Berdoa untuk The Fantastic Captain kita Steven Gerrard yang saat ini berada dalam kondisi pemulihan cedera bahu sebelah kiri. Asisten Pelatih LFC sempat mengungkapkan kemungkinan StevieG akan menjalani operasi setelah kompetisi musim ini berakhir. Namun tentu saja kita harus memiliki keyakinan besar bahwa Captain Gerrard akan segera pulih untuk bisa memimpin Tim ke Indonesia, seperti yang juga diharapkan oleh Sang Kapten sendiri.
Yeah...We'll always expect the best for this team... See you all in Jekardahh... We'll Never Walk Alone




Selasa, 09 April 2013

MR.BIG Live in Concert

Mr. Big adalah salah satu grup band favorit saya. Saya meyukai semua lagu-lagu mereka mulai dari album pertama hingga yang terbaru. 
Tahun 2011 lalu mimpi saya bertemu dan menonton langsung aksi panggung Mr. Big akhirnya terwujud. Dalam rangka perayaan Guinness Arthur's Day 2011 mereka didaulat menjadi bintang tamu. Yang membuat kehadiran mereka semakin spesial dan tidak akan terlupakan buat saya adalah konser mereka yang digelar tanggal 10 Desember bertepatan dengan ultah saya yang ke-24. Thanks God :)) 
Jadilah saya berpikir bahwa ultah 24 ini dirayakan secara besar-besaran dengan menghadirkan bintang tamu yang merupakan idola saya. Kehadiran Mr.Big di acara ultah saya dan perayaan Guinness Arthur's Day menjadi kado terindah yang pernah saya dapat seumur hidup. Hehehe. Sayangnya saat konser saya tidak sempat mengabadikan aksi panggung mereka yang tetap energik dan rock and roll meskipun usia tidak muda lagi.
Namun, kekecewaan saya terobati dengan beberapa foto yang saya abadikan pada saat Press Conference sehari jelang konser. 







Dan yang di bawah ini foto saya bersama Eric Martin dan Billy Sheehan.. Saya juga berfoto bersama Pat Torpey namun belum menemukan dimana filenya tersimpan. Sementara Paul Gilbert yang merupakan idola saya, dia tidak bersedia berfoto bersama kami. Maybe he was in the bad mood or something like that. Tapi kami tetap menghormati privasi dari seorang Dewa Gitar seperti Paul Gilbert. 

Nah, untuk penampilan mereka sendiri, saya sudah tidak perlu menceritakan. Hanya menggambarkan dengan satu kalimat "They still have their best performance and their concert was amazing"...