Selasa, 10 Desember 2013
26 years old but still feel very young and rock n roll
Getting older but still feel very young. I wanna thank God Jesus for this 26 years journey of life that i've been through with so many damn beautiful things and some hardest part to learn. The only thing i ask to God as a gift is makes me being a person who can get more close to Him everytime of my life. Amen. Happy birthday to me /m\
Selasa, 26 November 2013
Derby Yang Membiru-Merah-kan Goodison Park
Ini hanyalah sepenggal analisa dari seorang "fan lurus-lurus" (begitu istilah seorang kawan untuk fan yang percaya segala sesuatu yang terjadi di lapangan sudah ada yang mengatur) yaitu saya tentang laga Sabtu, 23 November 2013 dimana saya secara pribadi menilainya sebagai derby merseyside terpanas yang pernah ada sepengetahuanku.
Meskipun tim kesayangan tidak berhasil membawa pulang poin penuh dari Goodison Park, namun hasil imbang 3-3 dan banyaknya peluang yang tercipta yang sayangnya gagal dieksekusi membuat pertandingan malam itu menjadi sangat seru, menegangkan, memaksa teman-teman mengeluarkan lebih banyak makian dan membuat saya lagi-lagi menegaskan bahwa Sturridge yang mencetak gol ketiga, menyamakan kedudukan sekaligus menyelamatkan muka Liverpool yang lebih dulu mencetak gol adalah mujizat yang dikirim ke Anfield.
Saya tidak akan menganalisa panjang lebar karena belum punya kompetensi. Sekali lagi ini hanyalah analisa fan lurus-lurus berdasarkan hasil menonton pertandingan dan membaca berita seputar derby merseyside.
Pertama adalah sosok youngster Jon Flanagan. Menjalani laga derby merseyside pertama sepanjang karirnya, Flanno yang belakang dipercaya Brendan menjadi starter, sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Seorang pemain belia yang tidak pernah mengenal lelah untuk bisa mendapatkan kepercayaan pelatih. Pemain yang terus-menerus dimotivasi sang ayah bahwa suatu saat nanti dia akan menjadi legenda Liverpool seperti Carra dan Gerrard.
Kemudian Allen yang malam itu mendapatkan makian tanda sayang dari fans karena kegagalannya menyelesaikan passing Suarez. Padahal menurut kami yang menonton pertandingan, seharusnya tendangan Allen itu berbuah goal. Atau setidaknya dia melihat peluang Suarez yang berlari tepat di samping kanan Tim Howard dan mencoba meminta bola kepada Allen. Namun apa daya, niat Allen menurut saya hanyalah ingin memperlihatkan bahwa dia benar-benar telah pulih dari cedera, dia siap kembali memperkuat tim dan dia bisa mencetak gol. Sayang sungguh sayang....
Dari tim seberang, yang membuat saya cukup penasaran sebelum laga dimulai adalah Romelu Lukaku. Well, saya jarang melihat penampilannya saat bersama si biru lain (Chelsea). Namun dengan membaca ekspresi kekecewaan beberapa fans Chelsea saat dia di-loan ke Everton, membuat saya berkesimpulan bahwa Lukaku pastilah pemain kesayangan para blues. Dan jika dia pemain kesayangan, maka pastilah dia jago.
Seorang kawan juga pernah berujar seminggu sebelum derby bahwa pemain yang patut diwaspadai di Everton adalah si Lukaku ini.
Dan fakta di pertandingan malam itu membuat saya salut dengan pria asal Belgia ini. Berkali-kali dia mencoba merobek jala Mignolet, sang Man of The Match pertandingan malam itu. Dan kesempatan yang datang berulang kali berhasil dieksekusi Lukaku untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Ok, melengkapi derby yang panas bahkan menambah situasi semakin panas adalah ketika Kevin Mirallas melakukan tendangan keras ke kaki Suarez saat keduanya berebut bola. Pelanggaran yang menurut kami dan Brendan sangat melayakkan Mirallas untuk dikirim keluar lapangan hanya diberikan kartu kuning oleh Phil Dowd.
Belakangan Mirallas sendiri membuat pernyataan "I deserved a red card" (express.co.ik).
Ketika tuan rumah unggul 3-2 berkat gol kedua Lukaku, suasana semakin panas. Kami semakin tidak tenang. Dalam hati saya kembali berdoa agar Sturridge yang masuk menggantikan Lucas bisa mencetak gol. Berharap ada mujizat di Goodison Park malam itu. Ya paling tidak kami bisa berbagi poin jika tidak bisa menang. Dan puji Tuhan Sturridge menyamakan kedudukan. We saw him dancing at Goodison Park.
Skor 3-3 malam itu tidak hanya tentang derby terpanas. Namun juga tentang dua sosok yang sama-sama pernah bermain di Chelsea (Lukaku dan Sturridge) yang keduanya menjadi bintang dan penentu skor malam itu. Apa kabarnya Abramovich Empire melihat mereka sekarang ya? :))
See you in the next match #ynwa
(Foto dari berbagai sumber)
Ketika tuan rumah unggul 3-2 berkat gol kedua Lukaku, suasana semakin panas. Kami semakin tidak tenang. Dalam hati saya kembali berdoa agar Sturridge yang masuk menggantikan Lucas bisa mencetak gol. Berharap ada mujizat di Goodison Park malam itu. Ya paling tidak kami bisa berbagi poin jika tidak bisa menang. Dan puji Tuhan Sturridge menyamakan kedudukan. We saw him dancing at Goodison Park. See you in the next match #ynwa
(Foto dari berbagai sumber)
Rabu, 30 Oktober 2013
Lyrics
Akhir-akhir ini perasaan saya lagi kayak gado-gado alias campur aduk. Entah kenapa. Dan kalian tahu kan, ketika kita ingin sekali mengungkapkan perasaan itu namun tidak ada yang bersedia mendengarkan, maka lebih baik jika kita mendengarkan lagu-lagu yang sesuai dengan apa yang kita rasakan.
Ini adalah beberapa lagu yang selalu saya dengarkan beberapa bulan terakhir. Saya putar berulang-ulang. Dan inilah perasaan saya.
Gil Ofarim It's Your Love
Dancin' in the dark
Middle of the night
Takin' your heart
Holdin' it tight
Emotional touch
Touchin' my skin
Askin' you to do
What you've been doin=
All over again
Oh, it's a beautiful thing
Don't think I can keep it all in
I've just gotta let you know
What it is that won't let me go
It's your love
Just does somethin' to me
Sends a shock right through me
Can't get enough
And if you wonder
'bout the spell I'm under
It's your love
Better than I was
More than I am
All of that happened
By takin' your hand
Who I am now
Is who I've wanted to be
Now that we're together
Stronger than ever, happy and free
Oh, it's a beautiful thing
Don't think I can keep it all in
And if you ask me why I'll change
All I gotta do is say your sweet name
Middle of the night
Takin' your heart
Holdin' it tight
Emotional touch
Touchin' my skin
Askin' you to do
What you've been doin=
All over again
Oh, it's a beautiful thing
Don't think I can keep it all in
I've just gotta let you know
What it is that won't let me go
It's your love
Just does somethin' to me
Sends a shock right through me
Can't get enough
And if you wonder
'bout the spell I'm under
It's your love
Better than I was
More than I am
All of that happened
By takin' your hand
Who I am now
Is who I've wanted to be
Now that we're together
Stronger than ever, happy and free
Oh, it's a beautiful thing
Don't think I can keep it all in
And if you ask me why I'll change
All I gotta do is say your sweet name
HELLOWEEN - WINDMILL
Time goes wherever you are, time is your guiding star
That shines all through your life, makes you feel and move
My dreams are out in the far, so are your's apart
Of secret Fairy Tales, dripped on the wings of a mystery mill
Of secret Fairy Tales, dripped on the wings of a mystery mill
Windmill, windmill, keep on turning
Show me the way, take me today
Show me the way, take me today
Windmill, windmill, hearts are yearning
Longing for love and a chance to be free
Dont feel alone and depressed, someone will come at last
To soothe your stumbling mind, to keep it away from the evil storm
To soothe your stumbling mind, to keep it away from the evil storm
Windmill, windmill, keep on turning
Show me the way, take me today
Show me the way, take me today
Windmill, windmill, hearts are yearning
Longing for love and a chance to be free
Windmill, windmill, keep on turning
Show me the way, take me today
Show me the way, take me today
Windmill, windmill, hearts are yearning
Longing for love and a chance to be free
Windmill, windmill, keep on turning
Show me the way, take me today
Show me the way, take me today
Windmill, windmill, hearts are yearning
Longing for love and a chance to be free
Time goes wherever you are
Songwriters
MICHAEL WEIKATH
MICHAEL WEIKATH
Read more: Helloween - Windmill Lyrics | MetroLyrics
Well, i'm female actually, tapi saya lebih suka versi lagu ini dibawakan sama Cake.
CAKE - I WILL SURVIVE
At first I was afraid
I was petrified
I kept thinking I could never live without you
By my side
But then I spent so many nights
Just thinking how you've done me wrong
I grew strong
I learned how to get along
And so you're back
From outer space
I just walked in to find you
Here without that look upon your face
I should have changed that ****ing lock
I would have made you leave your key
If I had known for just one second
You'd be back to bother me
Well now go,
Walk out the door
Just turn around
Now, you're not welcome anymore
Weren't you the one
Who tried to break me with desire?
Did you think I'd crumble?
Did you think I'd lay down and die?
Oh not I,
I will survive
Yeah
As Long as I know how to love,
I know I'll be alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
I will survive,
I will survive
Yeah, yeah
It took all the strength I had
Just not to fall apart
I'm trying hard to mend the pieces
Of my broken heart
And I spent oh so many nights
Just feeling sorry for myself
I used to cry,
But now I hold my head up high
And you see me
With somebody new
I'm not that stupid little person
Still in love with you
And so you thought you'd just drop by
And you expect me to be free
But now I'm saving all my lovin'
For someone whose lovin' me
Well now go,
Walk out the door
Just turn around
Now, you're not welcome anymore
Weren't you the one
Who tried to break me with desire?
Did you think I'd crumple?
Did you think I'd lay down and die?
Oh not I,
I will survive
Yeah
As long as I know how to love,
I know I'll be alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
I will survive,
I will survive
Yeah, yeah
Oh no
I was petrified
I kept thinking I could never live without you
By my side
But then I spent so many nights
Just thinking how you've done me wrong
I grew strong
I learned how to get along
And so you're back
From outer space
I just walked in to find you
Here without that look upon your face
I should have changed that ****ing lock
I would have made you leave your key
If I had known for just one second
You'd be back to bother me
Well now go,
Walk out the door
Just turn around
Now, you're not welcome anymore
Weren't you the one
Who tried to break me with desire?
Did you think I'd crumble?
Did you think I'd lay down and die?
Oh not I,
I will survive
Yeah
As Long as I know how to love,
I know I'll be alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
I will survive,
I will survive
Yeah, yeah
It took all the strength I had
Just not to fall apart
I'm trying hard to mend the pieces
Of my broken heart
And I spent oh so many nights
Just feeling sorry for myself
I used to cry,
But now I hold my head up high
And you see me
With somebody new
I'm not that stupid little person
Still in love with you
And so you thought you'd just drop by
And you expect me to be free
But now I'm saving all my lovin'
For someone whose lovin' me
Well now go,
Walk out the door
Just turn around
Now, you're not welcome anymore
Weren't you the one
Who tried to break me with desire?
Did you think I'd crumple?
Did you think I'd lay down and die?
Oh not I,
I will survive
Yeah
As long as I know how to love,
I know I'll be alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
I will survive,
I will survive
Yeah, yeah
Oh no
I know you think that I shouldn't still love you,
Or tell you that.
But if I didn't say it, well I'd still have felt it
where's the sense in that?
I promise I'm not trying to make your life harder
Or return to where we were
I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be
I know I left too much mess and
destruction to come back again
And I caused nothing but trouble
I understand if you can't talk to me again
And if you live by the rules of "it's over"
then I'm sure that that makes sense
I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be
And when we meet
Which I'm sure we will
All that was there
Will be there still
I'll let it pass
And hold my tongue
And you will think
That I've moved on....
I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be
I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be
I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be
Or tell you that.
But if I didn't say it, well I'd still have felt it
where's the sense in that?
I promise I'm not trying to make your life harder
Or return to where we were
I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be
I know I left too much mess and
destruction to come back again
And I caused nothing but trouble
I understand if you can't talk to me again
And if you live by the rules of "it's over"
then I'm sure that that makes sense
I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be
And when we meet
Which I'm sure we will
All that was there
Will be there still
I'll let it pass
And hold my tongue
And you will think
That I've moved on....
I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be
I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be
I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be
Selasa, 29 Oktober 2013
Don't leave us... 4GGER!!!
Ok, i don't know where to start this. Saya baru saja membaca beberapa berita di twitter tentang isu kepergian Agger dari Anfield. Alasannya sederhana: jika aku tidak bermain dan jika pelatih sudah tidak berpikir bahwa aku bagus,maka saat itulah aku akan meninggalkan Liverpool. Aku disini hanya untuk bermain bola. Itu saja."
Well, haruskah saya sebagai fans Liverpool dan fans Daniel Agger marah pada pria Denmark yang punya tattoo YNWA di jemarinya yang seolah-olah menjadi penegasan dia tidak akan pernah meninggalkan Liverpool?
Haruskah saya marah pada defender terbaik Liverpool yang pernah berkata "Selama Liverpool menginginkan saya untuk tinggal, maka saya sanggup menolak tawaran dari semua klub di dunia ini?"
Haruskah saya marah pada pria rendah hati yang begitu peduli pada club, rekan se-tim dan fans setianya Liverpool? Pada pria ber-tattoo yang selalu tersenyum setiap kali melihat ke arah kamera? Yang punya yayasan bernama The Agger Foundation sebagai bentuk kepeduliannya kepada kemanusiaan, saat pemain lainnya menghabiskan uang untuk berfoya-foya?
Dan haruskah saya marah pada Daniel Munthe Agger yang sangat mencintai sepakbola yang hanya ingin bermain, bukan berada di bangku cadangan?
Apakah Agger lagi-lagi akan menjadi idola yang akhirnya mematahkan hati dan harapan para suporter saat mengingkari janji untuk setia di Anfield ?
Yang saya tahu, bahwa Agger sangat mengerti arti tattoo YNWA di tangannya. Yang saya tahu bahwa Agger sangat mencintai Liverpool dan Liverpool adalah bagian terpenting dari kehidupan seorang Agger. Yang saya tahu bahwa Agger adalah seorang pemain sepakbola profesional yang hanya ingin bermain. Hanya ingin terus dimainkan dan tampil bagus di setiap pertandingan. Itu adalah impian tiap pemain bola.
Lalu apa yang salah jika Agger pergi?
Well, penampilan terakhir Agger pasca cedera adalah kala melawan Southampton dan kalah 1-0. Agger harus ditarik keluar karena cedera tulang iga nya kambuh. Setelahnya dia tidak bermain lagi dan yaa... Liverpool terus menuai kemenangan.
Cedera adalah mimpi buruk bagi setiap pemain. Siapapun dia , sebaik apapun dia pernah bermain, tidak ada yang menginginkan untuk menikmati sakitnya menjalani perawatan dan akhirnya duduk manis di bangku cadangan.
Begitu juga dengan Agger. Sekali lagi, dia hanya ingin bermain sepak bola. Mimpinya adalah bermain untuk jangka yang sangat lama. Bermain untuk Liverpool. Ikut membawa Liverpool menjuarai Eropa. Menjadi legenda Liverpool yang akan terus dikenang manis seperti Bill Shankly, Bob Paisley, Kenny Dalglish,Robbie Fowler, Carra, dan Steven Gerrard.
Saya bukanlah seorang pengamat atau orang yang tahu betul tentang bola. Saya bukanlah fans yang mengenal Liverpool sebaik teman-teman suporter lainnya. Saya hanya fans lurus-lurus yang saat ini hanya bisa berdoa untuk kesembuhan total Daniel Agger. Memupuk dan menyirami harapan di hati saya bahwa apapun yang terjadi Agger tidak akan pernah pergi dari Liverpool.
Pun jika kemudian keinginan seorang pemain bola dalam dirinya begitu memaksanya untuk meninggalkan Anfield dan berlabuh di klub yang menjadikannya pemain inti, saya akan tetap menjadi seorang penggemar, pencinta, dan pengagum Daniel Munthe Agger. Saya akan tergabung dalam kumpulan fans-fans yang pernah ditinggalkan Dirk Kuyt, Michael Owen, Torres, Xabi, dan lain-lain.
However, i have to say this:
Don't Leave Us 4GGER... #ynwa
Senin, 28 Oktober 2013
Exclusive Interview With SteelHeat & FireHouse
Wooohhhhooooooooooo!!!!! i just wanna scream out after this special moment. Thanks to My Lord Jesus and Guinness and my boss for this opportunity. I'm a lucky little girl. Yeahhh!!!
Well, seminggu sebelum acara Guinness Arthur's Day 2013, my boss told me to have an exclusive interview with SteelHeart and Fireouse. i said "why not? let's get that challenge"...
Mulailah saya browsing di google dengan keyword "exclusive interview with SteelHeart & FireHouse". Karena ini adalah hal yang baru bagi saya untuk mewawancarai artis apalagi sekelas SH & FH, perasaan saya jadi campur aduk. Lalu banyak pertanyaan yang muncul. Bagaimana jika saya groginya terlalu berlebihan sampai tidak bisa bicara? Bagaimana jika grammar saya yang masih berantakan membuat pertanyaan saya tidak dimengerti sama mereka? Bagaimana jika mereka termasuk artis yang tidak ramah kepada media? Bagaimana jika..... #AhSudahlah. Pertanyaan-pertanyaan itu akan terjawab tanggal 18 Oktober 2013 nanti. Kataku pada diri sendiri.
Mulailah saya browsing di google dengan keyword "exclusive interview with SteelHeart & FireHouse". Karena ini adalah hal yang baru bagi saya untuk mewawancarai artis apalagi sekelas SH & FH, perasaan saya jadi campur aduk. Lalu banyak pertanyaan yang muncul. Bagaimana jika saya groginya terlalu berlebihan sampai tidak bisa bicara? Bagaimana jika grammar saya yang masih berantakan membuat pertanyaan saya tidak dimengerti sama mereka? Bagaimana jika mereka termasuk artis yang tidak ramah kepada media? Bagaimana jika..... #AhSudahlah. Pertanyaan-pertanyaan itu akan terjawab tanggal 18 Oktober 2013 nanti. Kataku pada diri sendiri.
18 Oktober 2013
STEELHEART
![]() |
| Miljenko Matijevic a.k.a Mili lagi ngejawab pertanyaan kami dengan sangat terperinci. He such a wise and warm person |
![]() |
| Mereka terlihat begitu menyimak pertanyaan kami. |
![]() |
| Photo Session. i'm so lucky being in the middle with Mili |
![]() |
| Another awesome photo |
Saat memasuki VVIP Room pertama, para personil SteelHeart sudah duduk santai menikmati Guinness dan Kopi. Ohh, my fave too. Kehangatan langsung menjalari sekujur tubuhku akibat keramahan yang ditunjukkan Mili, Chris, Rev, Mike dan istri Mili, Angela (she's so georgeous). Mereka berempat sontak berdiri menyambut kami sembari mengulurkan tangan untuk berjabat erat. Senyuman tersungging di bibir mereka. Saya sempat bercanda sedikit dengan Chris Risola sang gitaris saat hendak bersalaman. Meskipun gondrong, dia punya selera humor yang bagus. Hehehe...
Well, interview pun dimulai. Milijenko a.k.a Mili mewakili teman-temannya untuk menjawab pertanyaan kami seputar partisipasi mereka dalam perayaan global terbesar tahun ini "Guinness Arthur's day Celebration 2013". Mili menjawab dengan penuh antusias. Dia bahkan memperjelas setiap jawabannya lewat gerak tubuh.
Mili adalah sosok yang melankolis, imajinatif, visioner, terbuka, dan rendah hati. Ini adalah penilaian saya setelah bertemu dan berbincang secara langsung dengan salah satu vokalis pemilik suara tertinggi di dunia ini.
Waktu beberapa puluh menit dengan SteelHeart sangat menyenangkan. Sebelum acara foto bersama, Mili membagikan kami t-shirt yang sudah ditandatangani oleh keempat personil SteelHeart.
So, what i want to say is "Thank you so much to SteelHeart. They are such a humble artist i've ever met. God bless you all".
FIREHOUSE
Exclusive Interview kedua bersama FireHouse, sang bintang utama. Saat itu saya berdoa dalam hati semoga mereka menyambut kami seramah SteelHeart. Dan benar saja. para personil FireHouse yang sudah ketiga kalinya datang ke Makassar menyambut kami dengan ramah.
Setelah bersalaman, interview dimulai. Kali berjalan sedikit lebih kaku. Saya hanya mendengarkan tanpa banyak merespon kecuali mengiyakan. Tidak seperti ketika bersama SteelHeart. Meskipun begitu, kami sangat puas.
Pokoknya 18 Oktober 2013 ini menjadi salah satu hari yang tidak akan pernah saya lupakan dalam hidupku. Tentu saja akan menjadi cerita seru buat anak cucu kelak. Yeahhhh mereka harus tahu bahwa saya adalah gadis kecil yang karena kemurahan Tuhan Yesus sudah bertemu dengan banyak sekali orang-orang hebat.
![]() |
| Sesi salam-salaman dengan personil FireHouse |
![]() |
| CJ Snare Sang Vokalis sedang menjawab pertanyaan |
![]() |
| Photo Session 1 |
![]() | |||||
| Photo Session 2 |
Senin, 30 September 2013
Fans Lurus-lurus
Saya menulis ini habis nonton LFC vs Sunderland. And yes!! We've got 3 points. Senang banget. Bersyukur banget. So apa hubungannya dengan judul tulisan sy Fans Lurus2 ?
Ok, sy tiba2 teringat ada yg pernah bilang begini. Sebenarnya dia sedang menyindir saya, katanya : Fans lurus2 itu yang cuma percaya bahwa apapun hasil pertandingan, itu semua sudah diatur sama Tuhan . Mau kalah atau menang terima apa adanya. Ok, sy tidak akan marah ke teman saya itu atas sindirannya. Saya termasuk fan kategori ini. Saya bukannya Sok religi yaa... Tapi hei, bukankah segala sesuatu di muka BUMI ini memang sudah ada yang mengatur, yaitu Tuhan? Dan itu termasuk hasil pertandingan. Dan malam menjelang subuh ini saya tersenyum dengan bangga bahwa sy tdk akan pernah menyesal jika sy termasuk kategori fan lurus2. Saya mengatakan ini bukan karena LFC sedang berada di papan atas klasemen (posisi kedua), pun jika nanti terjadi hasil buruk (yang saya doakan tidak akan pernah terjadi lagi), saya tetap akan jadi fan lurus2 itu. Sama seperti STU yang saat ini top scorer BPL selalu menempatkan TUHAN di atas segalanya, demikian lah saya selalu melibatkan Tuhan saat mendukung LFC. Up and down.
Dan saya percaya saat ini Tuhan sedang bekerja luar biasa bagi LFC. Ok, selamat tidur. YNWA.
Ok, sy tiba2 teringat ada yg pernah bilang begini. Sebenarnya dia sedang menyindir saya, katanya : Fans lurus2 itu yang cuma percaya bahwa apapun hasil pertandingan, itu semua sudah diatur sama Tuhan . Mau kalah atau menang terima apa adanya. Ok, sy tidak akan marah ke teman saya itu atas sindirannya. Saya termasuk fan kategori ini. Saya bukannya Sok religi yaa... Tapi hei, bukankah segala sesuatu di muka BUMI ini memang sudah ada yang mengatur, yaitu Tuhan? Dan itu termasuk hasil pertandingan. Dan malam menjelang subuh ini saya tersenyum dengan bangga bahwa sy tdk akan pernah menyesal jika sy termasuk kategori fan lurus2. Saya mengatakan ini bukan karena LFC sedang berada di papan atas klasemen (posisi kedua), pun jika nanti terjadi hasil buruk (yang saya doakan tidak akan pernah terjadi lagi), saya tetap akan jadi fan lurus2 itu. Sama seperti STU yang saat ini top scorer BPL selalu menempatkan TUHAN di atas segalanya, demikian lah saya selalu melibatkan Tuhan saat mendukung LFC. Up and down.
Dan saya percaya saat ini Tuhan sedang bekerja luar biasa bagi LFC. Ok, selamat tidur. YNWA.
Senin, 23 September 2013
Garuda Muda U19... #KamiBangga
TimNas Indonesia U19 secara dramatis menang atas Vietnam pada final AFF U19 yang berlangsung tadi malam. Saya melewatkan 2 menit awal pertandingan karena dalam perjalanan pulang dari Gereja. Sambil makan malam saya duduk manis di depan tv menyaksikan tim asuhan Indra Sjafri berjibaku di lapangan Delta Sidoarjo melawat Timnas Vietnam. Saya dan seluruh rakyat Indonesia yang menonton pertandingan malam itu menaruh harapan besar di pundak Evan Dimas dkk untuk sekali ini memberikan gelar kepada negeri kami tercinta, Indonesia yang sekian tahun tidak pernah mereguk manisnya menjadi juara AFF.
Harapan dan keyakinan yang sangat besar juga sangat beralasan mengingat timnas U19 kali ini adalah komposisi terbaik tim sepakbola Indonesia yang pernah ada (sepengetahuanku). Koreksi jika aku salah.
45 menit babak pertama kedua tim yang menggunakan formasi 4-3-3 bermain saling serang namun tidak berbuah gol atau jebrettt seperti istilah komentator bung Evan, yang belakangan sangat populer. Memasuki babak ke-2 belum juga ada gol. Jantung ini mulai berdebar tidak karuan. Hingga 90 menit berakhir dan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Momen-momen yang semakin menegangkan. Beberapa peluang Timnas Indonesia masih gagal dieksekusi. Bahkan pada menit-menit akhir perpanjangan waktu 2x15 menit hampir saja Indonesia kebobolan dan hampir saja jantungku copot.
Peluit panjang pada menit 120an menandakan bahwa juara AFF kali ini akan ditentukan lewat adu penalti. Demi apapun juga, saya tidak pernah suka melihat adu penalti. Sangat-sangat menegangkan.
Satu per satu kedua tim mengeksekusi bola. Saya sudah tidak tenang duduk. Saya berdiri, loncat-loncat dan berjalan kesana kemari. 5 tendangan untuk masing-masing tim masih membuat kedudukan setara. Ya Tuhan, saya tidak bisa membayangkan penalti ini akhirnya bagaimana. Namun saya terus berdoa untuk pahlawan-pahlawan muda kami di lapangan.
Setelah 9 kali tembakan dengan skor 7-6, Indonesia berhasil menjadi juara AFF U19 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Adalah Ilham sang eksekutor terakhir yang menjadi penentu Garuda Muda menjadi juara. Saya melompat kegirangan, teriakan beradu dengan teriakan tetangga yang sama bahagianya. Untuk pertama kalinya saya menangis menyaksikan Timnas U19 membuat bangsa ini berdiri dengan kepala tegak di dunia si kulit bundar. Terima Kasih banyak untuk TimNas Garuda Muda U19, untuk pelatih yang katanya harus keliling Indonesia sendiri demi mencari bibit-bibit unggul yang kini menjadi pahlawan-pahwalan muda Indonesia.
Salah satu yang membuat saya lebih bangga lagi bahwa striker Indonesia, Maldini Pali yang sedari awal menampilkan performa yang sangat apik adalah remaja berusia 15 tahun berdarah Toraja. Aihiiiiiiiiiiii!!! (itu adalah teriakan khas orang Toraja) ... Kurre sumanga' Maldini.
Akhirnya, saya kembali menaruh harapan bahwa TimNas U19 akan terus konsisten dalam permainan dan kalau bisa tidak usah terlalu berurusan dengan media apalagi iklan dan infotainment yang sudah terbukti banyak memberikan pengaruh buruk bagi para pemain timnas senior. Baiknya mereka fokus saja untuk berlatih dan mempertahankan gelar juara ini di tahun-tahun mendatang.
Sekali lagi terima kasih sudah membuat saya bangga. Membuat kami semua bangga. Hidup Garuda Muda, Hidup Indonesia!!!
Jumat, 13 September 2013
...
Dia berdiri membelakangiku. Berkostum sama seperti kemarin-kemarin. Maksudku warnanya sama. Hitam. Warna favoritku. Dia melipat tangannya di dada. sebuah kacamata bertengger manis di belakang kepalanya. Sesaat dia merongoh saku celana. Menarik keluar smartphonenya dan mengarahkannya ke panggung. Dia mengambil beberapa gambar. Lalu berjalan ke sudut lain ruangan. Aku memperhatikan caranya berjalan. Begitu gontai. Bukan karena dia sakit atau lemah. Namun dia sedang menikmati setiap langkah kakinya.
Dia kembali berdiri dalam diam. Matanya menyapu seluruh ruangan. Kembali melipat tangan di dada. Sesekali dia menyenderkan tangan ke dinding.
Aku menyukai semuanya. Aku menyukai caranya berdiri, berjalan, tertawa. Aku menyukai semua bahasa tubuhnya. Itu saja.
Kamis, 05 September 2013
Thank you Stu
Menyambut pagi yang panas di Kota Makassar ini, terlebih dahulu saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada para blogger yang sudah membuang waktu membuka laman blog saya dan membaca tulisan-tulisan yang masih cacat grammar dari saya. But as the tittle of my blog said "I Write What I Want To Write", so forget about the grammar and just read what you want to read from this goddamn blog.
Kali ini masih tentang Sturridge. Saya hanya merasa tulisan saya sebelumnya tentang Sturridge berhubungan erat dengan apa yang ingin saya ungkapkan kali ini.
Minggu 1 September 2013 beberapa moment spesial terjadi. Yang pertama tentu saja Hari Minggu adalah hari yang penuh berkat. Kedua, hari minggu pertama bulan September ini, merupakan pekan ketiga BPL dimana Liverpool menjamu rival abadinya Manchester United di stadion keramat (bagi saya selalu keramat) Anfield Stadium. Ketiga adalah 1 September 2013, Daniel Sturridge berulang tahun yang ke 24 tahun dan Bill Shankly, pemain sekaligus pelatih terbaik LFC sepanjang sejarah jika dia masih hidup juga berusia 100 tahun. Dan yang terakhir yang berhubungan dengan semua momen2 spesial itu adalah Liverpool FC berhasil menang dengan skor 1 : 0. Wuuuuuuhhhhuuuuuuuu!!!!
Dan coba tebak, siapa si pencetak gol tersebut?
Yeppp.... Sturridge again. Gol yang dicetak pada menit ke-4 ini sekaligus menjadi kado spesial di hari ulang tahun Stu sendiri yang juga dipersembahkan untuk The Legend Shankly.
Ok, apa lagi yang akan kuungkapkan. Perasaan bahagia? pastinya. Semua tim dan pendukung LFC malam itu merasakan kebahagiaan yang sama. Suasana nobar Bigreds Makassar di Mom's Cafe begitu riuhnya. Penonton membludak hingga ke area parkir. Meskipun saya tidak tahu jumlah pasti, namun ratusan pencinta setia LFC di Mom's malam itu benar-benar merasakan kegembiraan yang luar biasa.
Lalu bagaimana dengan perasaan puas? Well, ini baru pekan ketiga BPL bergulir yang syukurnya tim kami mampu melakukan clean sheet dan saat ini berada di puncak klasemen. Tidak ada yang akan tahu hasil besok dan seterusnya. Yang pasti harapan kami raihan malam itu setelah menekuk juara bertahan bisa terus konsisten hingga musim berakhir. Amin.
Anyway, malam itu masih ada satu hal yang menjadi perhatian menarik mata perempuan saya. Meskipun sempat terjadi ketegangan antara Van Persie vs Skrtel, Agger dan Kapten.
Namun saya melihat sosok Agger yang lebih tampan dari biasanya berdiri kokoh di lini pertahanan, begitu berwibawa, dan terlihat lebih sabar. Yeahhh dia adalah vice captain yang akan menjadi kapten Liverpool suatu saat nanti.
Finally,
Thank you again Stu. Apapun yang dikatakan orang tentangmu, saya percaya Tuhan sedang bekerja melalui kaki dan instingmu untuk mengantar tim ke puncak klasemen. That's my faith. And i believe that's yours too, rite? :) So, keep going Stu, keep dancing on the field. #YNWA
Dan coba tebak, siapa si pencetak gol tersebut?
Yeppp.... Sturridge again. Gol yang dicetak pada menit ke-4 ini sekaligus menjadi kado spesial di hari ulang tahun Stu sendiri yang juga dipersembahkan untuk The Legend Shankly.
Ok, apa lagi yang akan kuungkapkan. Perasaan bahagia? pastinya. Semua tim dan pendukung LFC malam itu merasakan kebahagiaan yang sama. Suasana nobar Bigreds Makassar di Mom's Cafe begitu riuhnya. Penonton membludak hingga ke area parkir. Meskipun saya tidak tahu jumlah pasti, namun ratusan pencinta setia LFC di Mom's malam itu benar-benar merasakan kegembiraan yang luar biasa.
Lalu bagaimana dengan perasaan puas? Well, ini baru pekan ketiga BPL bergulir yang syukurnya tim kami mampu melakukan clean sheet dan saat ini berada di puncak klasemen. Tidak ada yang akan tahu hasil besok dan seterusnya. Yang pasti harapan kami raihan malam itu setelah menekuk juara bertahan bisa terus konsisten hingga musim berakhir. Amin.
Anyway, malam itu masih ada satu hal yang menjadi perhatian menarik mata perempuan saya. Meskipun sempat terjadi ketegangan antara Van Persie vs Skrtel, Agger dan Kapten.
Namun saya melihat sosok Agger yang lebih tampan dari biasanya berdiri kokoh di lini pertahanan, begitu berwibawa, dan terlihat lebih sabar. Yeahhh dia adalah vice captain yang akan menjadi kapten Liverpool suatu saat nanti.
Finally,
Thank you again Stu. Apapun yang dikatakan orang tentangmu, saya percaya Tuhan sedang bekerja melalui kaki dan instingmu untuk mengantar tim ke puncak klasemen. That's my faith. And i believe that's yours too, rite? :) So, keep going Stu, keep dancing on the field. #YNWA
Kamis, 29 Agustus 2013
Sturridge, Pemain Kelas Dunia Yang Cinta Tuhan
Saya termasuk salah satu penggemar bola yang cukup penasaran dengan kehidupan pribadi pemain idola khususnya kehidupan rohani mereka. Yeahhh saya senang jika akhirnya tahu bahwa pemain yang saya idolakan memang pantas saya idolakan dalam segala hal. Bukan saja sepak terjang gemilang di lapangan hijau, namun juga cara mereka menjalani kehidupan pribadi terutama cara mereka membangun hubungan dengan Tuhan.
Daniel Sturridge, Mujizat untuk Liverpool
Awal kepindahannya dari Chelsea FC tidak terlalu membuat saya tertarik. Apalagi dia pindah ke club favorit saya dengan status pemain yang selalu menghuni bangku cadangan saat masih di Chelsea. Apa yang bisa diharap dari pemain yang seperti itu? tanyaku saat itu.
Namun pertanyaan saya yang begitu meragukan kapasitas seorang Stu (begitu saya suka menyebutnya) akhirnya terbantahkan seiring karirnya yang beranjak cerah bersama Liverpool.
Bersama Suarez di lini depan, dia mampu menampilkan performa terbaiknya sebagai tandem paling tepat untuk mesin gol Liverpool, Luisito.
Akhirnya saya yakin bahwa Stu pindah ke Liverpool adalah rencana Tuhan untuk masa depan karir sepak bolanya dan juga untuk masa depan Liverpool FC. Dia adalah mujizat selanjutnya yang dikirim Tuhan ke Liverpool.
Populer dan kaya raya. Dua hal yang identik dengan pemain bola liga Inggris dan dunia pada umumnya. Siapa yang tidak kenal dengan Sturridge yang belakangan juga populer karena selebrasi golnya yang unik. Beberapa menyebutnya "Sturridge Dance".
Namun tidak banyak pemain bola yang selain sukses di lapangan, juga sukses membangun kehidupan pribadi yang intim dengan PenciptaNya. Dari sedikit pemain bola itu, Daniel Andre Sturridge salah satunya.
Saya mengikuti aktivitas luar lapangan seorang Stu lewat akun Instagram dstudge. Dari situlah saya menemukan fakta menarik yang sangat inspiratif dari seorang Stu. Dia adalah pemain bola kelas dunia yang cinta Tuhan. Beberapa kalimat dari Stu yang menggambarkan kecintaannya pada Tuhan itu misalnya:
I do all through Christ who strengthens me. I have my ups and downs but i know that You are there to bring me up when i'm down and keep me grounded when i'm up. Even though i sin, You don't turn Your back on me. Thanks to be God for everything.
God, Designed Me, Created Me, Blesses Me, Heals Me, Defends Me, Forgives Me, Loves Me.
Stu sangat menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidupnya entah saat dia sedang naik atau sedang turun, Tuhan selalu campur tangan dan memiliki rencana yang indah dalam hidupnya. Bahkan saat menjelang akhir musim 12/13 ketika dia dilanda cendera, Stu bersyukur bahwa cedera itu membuat dia bisa beristrahat cukup lama dan siap kembali membela Liverpool musim 13/14.
Dan terbukti, 3 kali penampilannya bersama Liverpool di musim 13/14 (2 BPL) dan (1 Piala Liga), Stu sukses mencetak 4 gol. "Gol itu adalah berkat dari Tuhan" kata Stu.
Stu kini menjadi salah satu pemain Liverpool idola saya. Dan dia memang pantas untukitu. Bagi saya, Stu bukan saja seorang striker dengan naluri yang tajam di daerah gawang lawan. Dia adalah pemain bola yang sangat mencintai Tuhan, keluarga, sahabat, fans dan tim kebanggaan kami bersama Liverpool FC.
God bless you Stu. #YNWA
Senin, 19 Agustus 2013
Wonderful July 20th
First thing i do, of course to be grateful for this amazing grace by The Center of My Joy, Jesus Christ. He made everything beautiful and perfect in His time. Termasuk mewujudkan mimpi saya tanggal 20 Juli 2013 menonton langsung Liverpool FC di Stadion GBK, Jakarta. @__@
Ok, dreams come true. Padahal dulu sempat hampir kecewa gara-gara isu mereka batal datang ke Indonesia. Tapi syukur, Tuhan ada di pihak kami banget lah :))
Training Day
Meskipun saya termasuk tidak beruntung dalam mendapatkan tanda tangan dan foto bareng sama pemain, tetap saja menyaksikan mereka bertanding langsung di lapangan sudah lebih dari sangat cukup. Apalagi kita sudah dapat special treatment sebagai anggota Bigreds_IOLSC (Suporter Resmi Liverpool di Indonesia) untuk menyaksikan open trainin, 1 hari sebelum pertandingan.
![]() |
| Novi, Iam, Saya, Itty, Wiwiek, Omi |
![]() |
| Someday, I'll stand in front of The Shankly's Gate in Anfield Stadium |
The Match Day
Sebenarnya saya sudah berniat akan menunggu di Apartemen saja hari ini (20 Juli 2013) sampai beberapa jam sebelum pertandingan. Jadi langsung ke GBK. Namun karena semua teman kamar sudah siap-siap untuk shopping, maka akhirnya saya pun ikut. That's woman you know, ...:)
Setelah capek mengelilingi salah satu pusat perbelanjaan, kami lalu bergegas kembali ke Apartemen. Di tengah perjalanan, hujan deras mengguyur ibu kota. Hujan + Macet. Kami (saya, itty, wiwiek dan k' ocha) lari tunggang - langgang mencari tempat berteduh. Demi menghemat ongkos transport, kami akhirnya memilih naik angkot menuju apartemen.
At GBK Stadium
Puji Tuhan beberapa jam menjelang kick off, hujan mulai redah. Tinggal rintik-rintik saja. Namun nyatanya itu tidak menyurutkan langkah ribuan supporter yang antri di depan gate. Beruntung ada scraf LFC Tour yang bisa dijadikan penutup kepala. :)
Atmosfir di GBK Stadium malam itu LUARRRRRR BIASAAAAA MERAHHHHHHH. Merah adalah Liverpool dan Merah juga Indonesia. Kami mendukung kedua tim. Kami menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan lantang, dan kompak mengumandangkan Liverpool FC Anthem "You'll Never Walk Alone". Kami bangga sebagai bangsa Indonesia dan bangga sebagai bagian dari keluarga besar Liverpool FC.
Sebenarnya saya sudah berniat akan menunggu di Apartemen saja hari ini (20 Juli 2013) sampai beberapa jam sebelum pertandingan. Jadi langsung ke GBK. Namun karena semua teman kamar sudah siap-siap untuk shopping, maka akhirnya saya pun ikut. That's woman you know, ...:)
Setelah capek mengelilingi salah satu pusat perbelanjaan, kami lalu bergegas kembali ke Apartemen. Di tengah perjalanan, hujan deras mengguyur ibu kota. Hujan + Macet. Kami (saya, itty, wiwiek dan k' ocha) lari tunggang - langgang mencari tempat berteduh. Demi menghemat ongkos transport, kami akhirnya memilih naik angkot menuju apartemen.
At GBK Stadium
Puji Tuhan beberapa jam menjelang kick off, hujan mulai redah. Tinggal rintik-rintik saja. Namun nyatanya itu tidak menyurutkan langkah ribuan supporter yang antri di depan gate. Beruntung ada scraf LFC Tour yang bisa dijadikan penutup kepala. :)
Atmosfir di GBK Stadium malam itu LUARRRRRR BIASAAAAA MERAHHHHHHH. Merah adalah Liverpool dan Merah juga Indonesia. Kami mendukung kedua tim. Kami menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan lantang, dan kompak mengumandangkan Liverpool FC Anthem "You'll Never Walk Alone". Kami bangga sebagai bangsa Indonesia dan bangga sebagai bagian dari keluarga besar Liverpool FC.
My next dream tentu saja adalah menonton Liverpool langsung di Stadion Anfield, Liverpool. Entah kapan, tapi saya sangat yakin suatu hari nanti saya akan berada di sana. Dan kali itu saya juga akan mendapat kesempatan untuk foto bareng serta meminta tanda tangan pemain di jersey saya. :) Sssttt.... I even think that i'll take my pre-wed photo session at Anfield :)))
OK, sekian dari saya. kurang-lebihnya, mohon dimaafkan. I just write what i want to write :) YNWA
Kamis, 16 Mei 2013
Legend is Legend
Secara personal saya sangat mengidolakan David Beckham. Kecuali 1 bahwa dia adalah legenda dari club yang notabene rival abadi dari club kebanggaan saya. Selebihnya, siapa pun pasti akan jatuh cinta pada sosok paling berpengaruh di dunia sepakbola abad ini.
Hanya berselang beberapa waktu setelah Carragher "Legenda Liverpool" menyatakan pensiun, David Beckham mengumumkan keputusan yang sama. Laga terakhirnya bersama Paris Saint Germain (PSG) penuh haru. Sebagai fans hanya bisa berterima kasih atas kontribusi dan loyalitas mereka berdua. Saya menyukai Timnas Inggris sejak masih SMP.
Saya hanya ingin berbagi kenangan cinta saya pada Beckham di level timnas Karena saya memang mencintai dia sebagai gelandang Timnas Inggris. Disamping kehidupan keluarganya yang juga luar biasa menurut saya. Ayah dengan 4 anak :))
Saya masih ingat Piala Dunia 2002 lalu mama ke Jakarta dan pulang membawakan ole-ole sebuah jersey Timnas Inggris No. punggung 7 bertuliskan Beckham dan sebuah boneka bola. Tidak terkira betapa bahagianya saya kala itu. Saya sangat menyukai Beckham saat mengeksekusi tendangan bebas yang kerap berbuah gol. Kakinya seolah-olah memiliki alat mengontrol pergerakan bola yang ditendangnya sehingga dari letak dan jarak berapa pun bola ditendang pasti bola akan menuju ke gawang..lalu Goollllllll.....
Beckham sudah acap kali mengemukakan betapa dia sangat mencintai sepakbola. Dan ingin menghabiskan hidupnya untuk kemajuan dunia sepakbola. Entah saat dia masih berstatus pemain, maupun jika kelak dia pensiun dan menjadi pelatih dan duta sepak bola.
Salah satu kebanggaan David Beckham sepanjang karirnya adalah menjadi kapten Timnas Inggris. Dan dia memang sangat layak untuk itu.
Jika ditanya momen paling mengharukan bagi saya tentang sosok Beckham adalah "Saat piala dunia 2010 dimana dia hanya duduk di bench bukan sebagai pemain namun sebagai bagian dari staf kepelatihan Timnas Inggris Fabio Capello. Bukan karena dia tidak dipanggil untuk main tetapi karena Beckham kala itu sedang mengalami cedera tendon achillesnya. Meskipun tidak bermain, namun sosok Beckham dirasakan sangat penting bagi skuad untuk memberikan dukungan dan masukan bagi perjuangan Timnas Inggris kala itu."
Jadi jangan ditanya lagi soal loyalitas Beckham untuk negaranya terutama dunia pesepakbolaan Inggris.
Now, i just wanna say thank you so much to David Beckham for his dedication in football. The reason i admire Three Lion then brought me to Steven Gerrard as his team mate. You are a global legend.. Keep on support football ... You'll not stand alone Becks... All football lover behind you and always giving you support.
Selasa, 30 April 2013
I'm Kopite and Now I'm a Member of Bigreds_IOLSC Regional Makassar #Proud
Saya memang baru menyukai Liverpool tahun 2005, masa kejayaan Steven Gerrard bersama Liverpool FC. Tepatnya saat menyaksikan mereka meraih kemenangan di Final Liga Champion melawan AC Milan.
Saya tidak akan flash back lagi ke asal muasal kenapa saya suka Liverpool. Itu sudah saya posting sebelumnya. Tapi saya ingin berbagi sedikit mengenai awal mula saya mengenal adanya organisasi bernama BIGREDS-IOLSC yang merupakan supporter resmi Liverpool di Indonesia. Sebenarnya sudah lama sekali saya ingin mencari teman-teman sesama penggemar Liverpool di Makassar ini. Semenjak kuliah dulu, di antara beberapa teman dekat, hanya satu teman saya yang menyukai Liverpool bernama Frans. Namun waktu itu pun dia setengah Kopite setengah Milanisti.
Namun beberapa tahun masa kuliah hingga lulus saya tidak menemukan satu pun teman yang juga menyukai Liverpool. Yaa mungkin karena saya nyarinya cuma di kampus dan tetangga rumah saja yaa... Maklum, saya bukan termasuk anak nongkrong-nongkrong seperti halnya kebanyakan teman2 saya saat itu.
Setiap saya berkendara di jalan, yang saya perhatikan pada kendaraan milik orang lain yang berada di depan atau di samping saya adalah stiker club bola yang tertempel pada motor mereka. Tentu saja pencarian saya adalah seperti stiker yang tertempel manis di motor saya. Liverpool FC. Namun sangat jarang saya temukan. Kadang timbul pertanyaan "Apakah di Kota ini tidak ada pendukung LFC sama sekali?" Secara kebiasaan fans kan menempel stiker club kebanggaan mereka di motor, atau di barang kesukaan mereka lainnya.
Setelah memiliki akun facebook sekitar tahun 2005 juga, barulah saya mencoba mencari teman-teman facebook sesama penggemar Liverpool. Pencarian saya tidak banyak. Tetapi terlebih dahulu saya mengikuti informasi Liverpool di akun facebook resmi Liverpool FC. Lalu saya juga mulai mencari semua official facebook para pemain. Meskipun tidak semuanya punya dan tidak semuanya aseli, tetap saja saya liked.
Berkenalan dengan BIGREDS_IOLSC... di Twitter
Saya membikin sebuah akun twitter atas dasar iseng. Saya sama sekali tidak tertarik menggunakan socmed yang satu ini. Bagi saya facebook masih lebih ok. Saya hanya sekali-kali meng up date status di twitter. Dan baru tahun 2011 lalu saya aktif mengupdate berita di twitter termasuk berita seputar LFC. Pencarian akun kembali saya mulai. Sebenarnya akun yang paling saya cari adalah milik Fantastic Captain Steven Gerrard yang sudah saya idolakan sejak saya masih SMP... Namun kemudian saya tahu bahwa Steven Gerrard tidak memiliki akun twitter pribadi. Dia memang menyatakan tidak tertarik mempunyai sebuah twitter kecuali twitter SG8 Foundation. Saya kemudian memfollow semua twitter yang berhubungan dengan sepak bola. Bukan hanya pemain LFC saja tapi pemain dari club lain yang juga saya suka (karena permainan mereka di lapangan).
Dalam pencarian itulah saya akhirnya menemuka akun twitter milik BigReds_IOLSC. Saat itu saya rajin mengikuti lini masa BIGREDS_IOLSC. Saya buka follower dan followingx lalu beberapa saya followed. Saat itu saya sudah memiliki ketertarikan untuk bergabung. Saya pikir pasti menyenangkan bisa memiliki teman-teman sesama penggemar Liverpool. Lalu saya cari yang berada di Makassar. Dan hup!! Saya dapatlah twitter milik Bigreds_Mks. Keinginan saya untuk bergabung semakin besar. Namun dikarenakan kesibukan bekerja yang menyita waktu saya, maka keinginan itu tertunda berkali-kali.
But thank God because everything's beautiful in His Time. Tahun 2012 akhir, saya meghubungi salah satu member BigReds_MKS, kak Tedjo dan menyatakan keinginan untuk bergabung menjadi anggota. Saya mendapat respon cepat dan disarankan untuk hadir di setiap acara nobar dan event Bigreds_Mks lainnya untuk mengisi formulir. Namun lagi-lagi keinginan itu terganjal waktu. Hingga akhirnya Maret 2013 saya berhubungan kembali dengan Kak Tedjo. Kali ini benar-benar bertemu langsung dan saya secara sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun mengisi formulir keanggotaan BIGREDS_IOLSC. I was really happy at that time. Thanks God again.
Pendaftaran saya menjadi member dan rencana tur Liverpool ke Asia hampir bersamaan. Namun bukan atas dasar itu saya ingin bergabung di BigReds_MKS. Dalam pikiran saya sejak dulu, sayalah yang akan terbang ke Liverpool dan menyaksikan mereka bertanding secara langsung di Anfield.
Namun ternyata Tuhan membuka jalan bagi fans Liverpool di Indonesia untuk bisa menyambut kedatangan Tim kebanggaan di tanah air pada 20 Juli 2013 nanti.
Dan saya bersyukur saat ini sudah terdaftar sebagai bagian dari keluarga besar pendukung Liverpool FC dalam susah maupun suka dengan nomor member 136564.... Sambutan hangat pertama sudah saya dapatkan di twitter dari kawan-kawan sesama Bigreds (Kak Tedjo, Aroel, Andri, Saddam, dll).. Undangan event dari K' Aco yang sepertinya menjadi anggota paling sabar menghubungi seluruh member agar hadir untuk nobar, futsal dan lain sebagainya. Dan saat saya mendaftarkan diri untuk ikut serta ke GBK di Labuana Cafe, Sabu (27/4), they welcoming me very well. Terima kasih dan YNWA
Jumat, 26 April 2013
Luis Suarez ... You Deserve To Get More Than Just A Tittle Called Hero
Luis
Suarez menggigit lengan Branislav Ivanovic (jika saya tidak salah
tulis) pada laga melawan Chelsea... Luis Suarez sangat menyesali
perbuatannya dan bersedia menerima denda dari Liverpool FC. Lalu dengan
berjiwa besar Suarez menyatakan permintaan maaf langsung kepada Sang
Korban "Ivanovic" yang "katanya" di twitter menerima permintaan maaf itu
dan mengharapkan agar Suarez tidak lagi dipersalahkan dan
dipermasalahkan. Entah tulus atau tidak, Petr Chech rekan se tim
Ivanovic mengatakan bahwa temanny itu belum "benar-benar" memaafkan
kelakuan Suarez.
Tadi pagi saya membaca berita dan melihat sendiri
foto "Ivanovic" pada sesi latihan memperagakan aksi Suarez dengan
berpura-pura menggigit tangan kirinya sendiri. Dia menjadikannya
candaan. Tuluskah dia memaafkan Suarez seperti halnya Suarez meminta
maaf dengan penuh penyesalan?
Sebelumnya Patrice Evra, Kapten
Manchester United melakukan selebrasi kemenangan mereka dengan lari
membawa potongan tangan yang kemungkinan milik Ivanovic. Pantaskah
seorang kapten melakukan aksi konyol itu?
FA yang selama ini menjadi
fans utama Manchester United lalu memberikan sanksi 10 larangan
pertandingan bagi Suarez. hah...tentu saja langka jitu menjegal Suarez
meraih PFA 2013 dan Top Scorer Liga Inggris...
Tanpa bermaksud
membela perbuatan Suarez yang memang dalam hal ini salah, apa yang sudah
dilakukan oleh Ivanovic membuat saya menyesal "Kenapa Suarez tidak
menggigit tangan Ivanovic hingga terputus?"...
Ibunda Suarez pernah menyatakan jika kecintaan Suarez pada sepakbola membuatnya selalu menganggap setiap pertandingan adalah pertandingan final dimana dia harus berjuang bahkan hingga mengorbankan nama baiknya sendiri untuk tim yang sedang dibelanya.
Sekarang Luis Suarez menyesali tindakannya pada Ivanovic. Dia membutuhkan dukungan besar dari rekan tim dan pendukung Liverpool sebesar dukungan yang sudah diberikan oleh keluarganya.
You'll never walk alone Suarez...
(nb: gambar Suarez diatas adalah hasil karya Kak Dian Qamajaya)
July 20th, Thanks God, They'll Visit Indonesia
GBK 20 Juli 2013 akan diAnfieldkan oleh Kopites seluruh Indonesia menyambut kedatangan tim inti Liverpool FC.
Kalimat bagaimana lagi yang layak mewakili perasaan kami para Kopites?
Kalimat bagaimana lagi yang layak mewakili perasaan kami para Kopites?
Yang pasti pertama-tama adalah ucapan syukur tak terhingga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena telah mengizinkan mimpi kami menjadi kenyataan. We are Reds and we are blessed.
Kemudian rasa terimakasih kepada mereka, para pejuang The Reds yang telah bekerja keras mendatangkan pahlawan-pahlawan kami dari Anfield. (LFC, Stephanie Wong, Paul Rogers, Andhika Suksmana, Kevin O'Riordan, Olly Dale dan seluruh Bigreds Indonesia).
Lalu bagaimana persiapan kami para Kopites? Here we are. Bagi kami yang berada di luar Pulau Jawa, kami sudah mulai memikirkan biaya untuk pembelian tiket masuk ke GBK dan tentu saja biaya pesawat/kapal serta akomodasi kami selama di Jakarta. Maka selama 2 bulan ke depan, kami akan menerapkan Gaya hidup sehemat mungkin. Beruntunglah mereka yang sudah menabung sejak kedatangan Liverpool masih menjadi wacana beberapa bulan lalu. Selain itu apa lagi yang disiapkan? Tentu saja fisik dan mental. Semoga seluruh Kopites tetap berada dalam kondisi yang sehat hingga hari H.
Dan jangan lupa Berdoa untuk The Fantastic Captain kita Steven Gerrard yang saat ini berada dalam kondisi pemulihan cedera bahu sebelah kiri. Asisten Pelatih LFC sempat mengungkapkan kemungkinan StevieG akan menjalani operasi setelah kompetisi musim ini berakhir. Namun tentu saja kita harus memiliki keyakinan besar bahwa Captain Gerrard akan segera pulih untuk bisa memimpin Tim ke Indonesia, seperti yang juga diharapkan oleh Sang Kapten sendiri.
Yeah...We'll always expect the best for this team... See you all in Jekardahh... We'll Never Walk Alone
Selasa, 09 April 2013
MR.BIG Live in Concert
Mr. Big adalah salah satu grup band favorit saya. Saya meyukai semua lagu-lagu mereka mulai dari album pertama hingga yang terbaru.
Tahun 2011 lalu mimpi saya bertemu dan menonton langsung aksi panggung Mr. Big akhirnya terwujud. Dalam rangka perayaan Guinness Arthur's Day 2011 mereka didaulat menjadi bintang tamu. Yang membuat kehadiran mereka semakin spesial dan tidak akan terlupakan buat saya adalah konser mereka yang digelar tanggal 10 Desember bertepatan dengan ultah saya yang ke-24. Thanks God :))
Jadilah saya berpikir bahwa ultah 24 ini dirayakan secara besar-besaran dengan menghadirkan bintang tamu yang merupakan idola saya. Kehadiran Mr.Big di acara ultah saya dan perayaan Guinness Arthur's Day menjadi kado terindah yang pernah saya dapat seumur hidup. Hehehe. Sayangnya saat konser saya tidak sempat mengabadikan aksi panggung mereka yang tetap energik dan rock and roll meskipun usia tidak muda lagi.
Namun, kekecewaan saya terobati dengan beberapa foto yang saya abadikan pada saat Press Conference sehari jelang konser.
Dan yang di bawah ini foto saya bersama Eric Martin dan Billy Sheehan.. Saya juga berfoto bersama Pat Torpey namun belum menemukan dimana filenya tersimpan. Sementara Paul Gilbert yang merupakan idola saya, dia tidak bersedia berfoto bersama kami. Maybe he was in the bad mood or something like that. Tapi kami tetap menghormati privasi dari seorang Dewa Gitar seperti Paul Gilbert.
Nah, untuk penampilan mereka sendiri, saya sudah tidak perlu menceritakan. Hanya menggambarkan dengan satu kalimat "They still have their best performance and their concert was amazing"...
Langganan:
Postingan (Atom)












































