Kamis, 05 September 2013

Thank you Stu

Menyambut pagi yang panas di Kota Makassar ini, terlebih dahulu saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada para blogger yang sudah membuang waktu membuka laman blog saya dan membaca tulisan-tulisan yang masih cacat grammar dari saya. But as the tittle of my blog said "I Write What I Want To Write", so  forget about the grammar and just read what you want to read from this goddamn blog.

Kali ini masih tentang Sturridge. Saya hanya merasa tulisan saya sebelumnya tentang Sturridge berhubungan erat dengan apa yang ingin saya ungkapkan kali ini. 
Minggu 1 September 2013 beberapa moment spesial terjadi. Yang pertama tentu saja Hari Minggu adalah hari yang penuh berkat. Kedua, hari minggu pertama bulan September ini, merupakan pekan ketiga BPL dimana Liverpool menjamu rival abadinya Manchester United di stadion keramat (bagi saya selalu keramat) Anfield Stadium. Ketiga adalah 1 September 2013, Daniel Sturridge berulang tahun yang ke 24 tahun dan Bill Shankly, pemain sekaligus pelatih terbaik LFC sepanjang sejarah jika dia masih hidup juga berusia 100 tahun. Dan yang terakhir yang berhubungan dengan semua momen2 spesial itu adalah Liverpool FC berhasil menang dengan skor 1 : 0. Wuuuuuuhhhhuuuuuuuu!!!!
Dan coba tebak, siapa si pencetak gol tersebut?
Yeppp.... Sturridge again. Gol yang dicetak pada menit  ke-4 ini sekaligus menjadi kado spesial di hari ulang tahun Stu sendiri yang juga dipersembahkan untuk The Legend Shankly.


Ok, apa lagi yang akan kuungkapkan. Perasaan bahagia? pastinya. Semua tim dan pendukung LFC malam itu merasakan kebahagiaan yang sama. Suasana nobar Bigreds Makassar di Mom's Cafe begitu riuhnya. Penonton membludak hingga ke area parkir. Meskipun saya tidak tahu jumlah pasti, namun ratusan pencinta setia LFC di Mom's malam itu benar-benar merasakan kegembiraan yang luar biasa.
Lalu bagaimana dengan perasaan puas? Well, ini baru pekan ketiga BPL bergulir yang syukurnya tim kami mampu melakukan clean sheet dan saat ini berada di puncak klasemen. Tidak ada yang akan tahu hasil besok dan seterusnya. Yang pasti harapan kami raihan malam itu setelah menekuk juara bertahan bisa terus konsisten hingga musim berakhir. Amin.

Anyway, malam itu masih ada satu hal yang menjadi perhatian menarik mata perempuan saya. Meskipun sempat terjadi ketegangan antara Van Persie vs Skrtel, Agger dan Kapten.
Namun saya melihat sosok  Agger  yang lebih  tampan dari biasanya berdiri kokoh di lini pertahanan, begitu berwibawa, dan terlihat lebih sabar. Yeahhh dia adalah vice captain yang akan menjadi kapten Liverpool suatu saat nanti.

Finally,
Thank you again Stu. Apapun yang dikatakan orang tentangmu, saya percaya Tuhan sedang bekerja melalui kaki dan instingmu untuk mengantar tim ke puncak klasemen. That's my faith. And i believe that's yours too, rite? :) So, keep going Stu, keep dancing on the field. #YNWA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar