Rabu, 24 Mei 2017

Padamu sang pemilik rindu

Aku masih bertanya-tanya apakah hidup yang kuhidupi saat ini adalah 💯 % kenyataan atau aku berada di antara kenyataan dan imajinasiku. Ataukah ada batasan jelas antara kenyataan dan imajinasi dan kau adalah imajinasi yang muncul terus-menerus tanpa memberiku jeda. 
Jika batasan itu memang ada mengapa tak bisa kulihat? Mengapa tak bisa menampar lamunanki agar segera tersadar dan berhenti memikirkanmu? 
Sebab sejak aku bermimpi tentangmu menggenggam tanganku agar aku bisa tertidur nyaman, dan saat aku memintamu melepas genggaman lalu kau menolak, sejak saat itu pula aku tidak pernah berhenti memikirkanmu. Membayang-bayangkan kebersamaan kita. Mereka-reka perjalanan mencari kebahagiaan kita bersama dan menyusun cerita demi cerita tentang apa yang akan kita lakukan setahun, dua tahun, lima tahun bahkan sepuluh tahun mendatang. Tidak sedetikpun aku berhenti memikirkanmu. Bahkan namamu sudah kusebutkan dalam doaku. Aku merindukanmu wahai pemilik hatiku. 
Jika kau hanya sebatas produk imajinasiku, lalu mengapa rindu ini begitu menyiksaku? 
Mengapa tiap kali berpikir tentang hidup berdua, selalu kau yang muncul di kepalaku? 
Mengapa aku begitu berani menyebut namamu dalam doaku? 
Ya, karena aku percaya tidak ada tembok kemustahilan yang terlalu susah untuk kuruntuhkan selama aku percaya Tuhan bersamaku. 
Aku akan sabar menunggu jawaban dari imajinasi ini menjadi kenyataan. Sembari merawat rindu ini agar tetap utuh hanya untukmu. 




KD 

Jumat, 01 Mei 2015

A7X : Thanks and come back again


                           

January, 18, 2015 has been the most happiness and greatest day of my life for the last 5 years. Watched  ~Avenged Sevenfold~ live in concert.
Trust me, I'm truly grateful for who i am. I mean, God's plan for me works in some mysterious ways. He made my dream comes true when i was so ready to face it.
Being at the A7X's concert is one of it. Too good to be true. :'))

Well this dream wouldn't become reality if i didn't have my two important persons of my life "Andri & Wiwik" who accompanied me to the capital city. (I've promised to accompany them when their fave band coming someday to our country) and my childhood friend, Gustin who lived in Jakarta (he gave us the best hospitality)
We went to Jakarta on Friday, 16th. I didn't expect too much to meet them because there's no meet and great. Breathe the same air and sleep in the same city with them is more than enough for me to scream and cried every night before the concert. :')
                                             

I was so so happy. Nothing can compare my happiness than went the spectacular show made by Matt, Arin, Synyster, Zacky and Jonhy. I thank God for everything and wish they will come back again someday.




Sabtu, 25 Januari 2014

Arin Ilejay "The Salt and Light"

ARIN ILEJAY. Who's this lucky guy?
Matt and Zacky About Arin "The Kid" Ilejay

 "No; I didn’t know who he was. We talked to our producer—Mike Elizondo—and we talked to Mike Fasano who was Jimmy’s in-studio drum tech and we said, “Hey, do you guys have anyone you could suggest?” And they both sent somebody down and we went and jammed with ‘em both and they were both great and Arin came in and just killed it. That was the first time I’d ever heard of him or seen him or met him and he came in and he was super skinny and small and he hits the drums like a beast. And it was like, “Whoa.” We were all kind of smiling like, “Wow, this kid’s got every chop down. Not only has he played everything right but he’s also transcribed everything right.” Which is good to us because you have to have an ear—you have to be able to hear what people are doing. He played everything Portnoy and Jimmy were playing to a tee. And we were like, “Wow.” So we had a couple more sessions with him and he was just the perfect fit right off the bat—he just really blew us away and impressed us. "
-M. Shadows- commenting on his opinion of Arin ilejay's abilities and how he was selected. Ultimate-Guitar.com 2011


"We want a kid that nobody knows, that no one has heard of, that rips at the drums. Someone whose gonna take nothing for granted and be super excited and build his own legacy the way that we have. When Arin walked in he was shy. He sat down at the drums and he was like the John Bonham of metal. He hit the drums so hard and like the nerves they made him better and he was just slaying it. We had a smile on our faces. We were like his kids pretty awesome. We rehearsed with him. He learned everything. He started out on a much smaller drum kit making no money at a crappy job. We said; "Hey you want to do this?" His eyes lit up and like I said its  giving somebody a chance to start with nothing and build a legacy the way that we have. We came from nothing, it was based on friendship, No ego, none of that. Its just about the music, the fans. It's really exciting for us to give someone an opportunity like that. I think its like a dream come true for them. You know there's all of these studio drummers out there who can do that but we just wanted to have something real."
- Zacky Vengeance - 2011 On the bands decisions related to finding a drummer.


Arin about Avenged Sevenfold 

I’m a kid from nowhere who used to be in a hardcore band, and last week I found myself playing at Rock In Rio to 145,000 people. I’ve never experienced anything like this before; the guys have let me into this huge, crazy world, and I want to make everyone proud.” RockSound.com

Ok, the most important thing for me about Arin is the fact that he's  the only christian in the band, though M. Shadow started singing as a church choir. Somehow i thought that this kid would be the salt and light of the band. And i was really comfortable with that fact. 

So, go ahead Arin. Much love come to you. I'll always keep you in my pray. Somehow and somewhere i'll go get you. Keep on rock and roll!!!









Kamis, 09 Januari 2014

Stadion Baru Untuk PSM

Saya bukanlah penggemar sepakbola lokal. Apalagi mengidolakan club lokal. Saya tidak mengenal baik PSM Makassar. Bukan karena saya tidak lahir dan dibesarkan di Makassar, namun karena saya memang tidak ingin menyukainya. Sama halnya saya tidak pernah lagi menonton timnas Indonesia setelah era Kurniawan Dwi Yulianto lewat. Well, apa yang bisa menjadi alasan bagi saya untuk menyukai timnas dan club lokal dalam hal ini PSM? TIDAK ADA. Jawaban singkat namun tidak perlu saya jelaskan sebab semua tahu kondisi persepakbolaan di Indonesia hingga saat ini.

Namun kemudian Timnas U-19 dan Indra Sjiafrie  membuka mata saya bahwa sepakbola di negara yang berlimpah sumber daya lagi korup ini masih memiliki harapan. Harapan yang meskipun terus dikebiri orang-orang  serakah yang selalu memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperkaya diri sehingga mengabaikan infrastruktur olahraga yang paling dibutuhkan saat ini. Stadion sepak bola. 
Miris rasanya melihat foto Stadion Andi Mattalatta di sebuah media lokal Makassar beberapa waktu lalu. TIDAK LAYAK. Lagi-lagi saya malas untuk menjelaskan ketidaklayakan yang memaksa PSM bermarkas di luar Sulawesi. 

Sekali lagi saya bukanlah The Maczman (julukan untuk supporter loyal PSM Makassar). Namun sebagai orang yang menyukai sepakbola, saya tidak bisa menerima jika saya tinggal di Kota Makassar, kota metropolitan baru yang akan menjadi kota dunia dan TIDAK MEMILIKI STADION LAYAK.

Pada suatu kesempatan, saya bertemu dengan Walikota terpilih Kota Makassar, Danny Pomanto. Beliau juga adalah arsitek dan konsultan tata kota di Kota Makassar. Awalnya saya hanya mengobrol mengenai pluralisme di Kota Makassar. Namun entah mengapa, ketika percakapan kami akan berakhir, saya tergelitik untuk mengajukan pertanyaan kepada beliau. 
"Pak apakah stadion PSM ada dalam program kerja bapak setelah pelantikan nanti?"
Dengan cepat beliau menjawab.
"Oh, ya tentu saja. Saya sudah pernah mengemukakan itu di media sebelumnya. Kita akan bangunkan stadion untuk PSM." 
Setelah menjawab demikian, Pak Danny balik bertanya mengenai penyebab PSM batal bermarkas di Pare-Pare. (Rencana awal PSM dipindahkan dari Stadion Andi Mattalatta, Makassar ke Gelora Mandiri Pare-Pare). Saya menjawab seadanya bahwa sarana dan prasarana di Gelora Mandiri Pare-Pare sama tidak layaknya dengan yang di Makassar. Beliau hanya manggut-manggut. Kemudian melanjutkan jawabannya mengenai rencana pembangunan stadion baru untuk PSM.
"Untuk membangun stadion, kita butuh tanah seluas 6 ha. Dimana di Makassar kita bisa dapat tanah seluas itu? Satu-satunya jalan adalah reklamasi. Jadi, doakan saja, semoga semua pihak mendukung dan kita segera punya stadion baru'.

Jawaban itu seketika menjadi sebuah janji seorang Danny Pomanto kepada saya dan secara tidak langsung pada seluruh warga Kota Makassar. Dan suatu saat nanti akan saya tagih. Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan kemudian adalah mendukung penuh dan mengawal proses realisasi program itu. Jika sendiri, maka sia-sia. Namun saya yakin, siapapun yang membaca tulisan ini akan memiliki keinginan yang sama yaitu Stadion Baru Untuk PSM Makassar. Ewako PSM, You'll Never Walk Alone.  

Selasa, 10 Desember 2013

26 years old but still feel very young and rock n roll

Getting older but still feel very young. I wanna thank God Jesus for this 26 years journey of life that i've been through with so many damn beautiful things and some hardest part to learn. The only thing i ask to God as a gift is makes me being a person who can get more close to Him everytime of my life. Amen. Happy birthday to me /m\

Selasa, 26 November 2013

Derby Yang Membiru-Merah-kan Goodison Park



Ini hanyalah sepenggal analisa dari seorang "fan lurus-lurus" (begitu istilah seorang kawan untuk fan yang percaya segala sesuatu yang terjadi di lapangan sudah ada yang mengatur) yaitu saya tentang laga Sabtu, 23 November 2013 dimana saya secara pribadi menilainya sebagai derby merseyside terpanas yang pernah ada sepengetahuanku.

Meskipun tim kesayangan tidak berhasil membawa pulang poin penuh dari Goodison Park, namun hasil imbang 3-3 dan banyaknya peluang yang tercipta yang sayangnya gagal dieksekusi membuat pertandingan malam itu menjadi sangat seru, menegangkan, memaksa teman-teman mengeluarkan lebih banyak makian dan membuat saya lagi-lagi menegaskan bahwa Sturridge yang mencetak gol ketiga, menyamakan kedudukan sekaligus menyelamatkan muka Liverpool yang lebih dulu mencetak gol adalah mujizat yang dikirim ke Anfield.

Saya tidak akan menganalisa panjang lebar karena belum punya kompetensi. Sekali lagi ini hanyalah analisa fan lurus-lurus berdasarkan hasil menonton pertandingan dan membaca berita seputar derby merseyside.

Pertama adalah sosok youngster Jon Flanagan. Menjalani laga derby merseyside pertama sepanjang karirnya, Flanno yang belakang dipercaya Brendan menjadi starter, sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Seorang pemain belia yang tidak pernah mengenal lelah untuk bisa mendapatkan kepercayaan pelatih. Pemain yang terus-menerus dimotivasi sang ayah bahwa suatu saat nanti dia akan menjadi legenda Liverpool seperti Carra dan Gerrard.

Kemudian Allen yang malam itu mendapatkan makian tanda sayang dari fans karena kegagalannya menyelesaikan passing Suarez. Padahal menurut kami yang menonton pertandingan, seharusnya tendangan Allen itu berbuah goal. Atau setidaknya dia melihat peluang Suarez yang berlari tepat di samping kanan Tim Howard dan mencoba meminta bola kepada Allen. Namun apa daya, niat Allen menurut saya hanyalah ingin memperlihatkan bahwa dia benar-benar telah pulih dari cedera, dia siap kembali memperkuat tim dan dia bisa mencetak gol. Sayang sungguh sayang....

Dari tim seberang, yang membuat saya cukup penasaran sebelum laga dimulai adalah Romelu Lukaku. Well, saya jarang melihat penampilannya saat bersama si biru lain (Chelsea). Namun dengan membaca ekspresi kekecewaan beberapa fans Chelsea saat dia di-loan ke Everton, membuat saya berkesimpulan bahwa Lukaku pastilah pemain kesayangan para blues. Dan jika dia pemain kesayangan, maka pastilah dia jago.
Seorang kawan juga pernah berujar seminggu sebelum derby bahwa pemain yang patut diwaspadai di Everton adalah si  Lukaku ini. 
Dan fakta di pertandingan malam itu membuat saya salut dengan pria asal Belgia ini. Berkali-kali dia mencoba merobek jala Mignolet, sang Man of The Match pertandingan malam itu. Dan kesempatan yang datang berulang kali berhasil dieksekusi Lukaku untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. 



Ok, melengkapi derby yang panas bahkan  menambah situasi semakin panas adalah ketika Kevin Mirallas melakukan tendangan keras ke kaki Suarez saat keduanya berebut bola. Pelanggaran yang menurut kami dan Brendan sangat melayakkan Mirallas untuk dikirim keluar lapangan hanya diberikan kartu kuning oleh Phil Dowd. 
Belakangan Mirallas sendiri membuat pernyataan "I deserved a red card"  (express.co.ik).  

Ketika tuan rumah unggul 3-2 berkat gol kedua Lukaku, suasana semakin panas. Kami semakin tidak tenang. Dalam hati saya kembali berdoa agar Sturridge yang masuk menggantikan Lucas bisa mencetak gol. Berharap ada mujizat di Goodison Park malam itu. Ya paling tidak kami bisa berbagi poin jika tidak bisa menang. Dan puji Tuhan Sturridge menyamakan kedudukan. We saw him dancing at Goodison Park. 


Skor 3-3 malam itu tidak hanya tentang derby terpanas. Namun juga tentang dua sosok yang sama-sama pernah bermain di Chelsea (Lukaku dan Sturridge) yang keduanya menjadi bintang dan penentu skor malam itu. Apa kabarnya Abramovich Empire melihat mereka sekarang ya? :)) 
See you in the next match #ynwa 

(Foto dari berbagai sumber)

Rabu, 30 Oktober 2013

Lyrics

 
Akhir-akhir ini perasaan saya lagi kayak gado-gado alias campur aduk. Entah kenapa. Dan kalian tahu kan, ketika kita ingin sekali mengungkapkan perasaan itu namun tidak ada yang bersedia mendengarkan, maka lebih baik jika kita mendengarkan lagu-lagu yang sesuai dengan apa yang kita rasakan. 
Ini adalah beberapa lagu yang selalu saya dengarkan beberapa bulan terakhir. Saya putar berulang-ulang. Dan inilah perasaan saya. 
 
 

Gil Ofarim It's Your Love

Dancin' in the dark
Middle of the night
Takin' your heart
Holdin' it tight
Emotional touch
Touchin' my skin
Askin' you to do
What you've been doin=
All over again
Oh, it's a beautiful thing
Don't think I can keep it all in
I've just gotta let you know
What it is that won't let me go


It's your love
Just does somethin' to me
Sends a shock right through me
Can't get enough
And if you wonder
'bout the spell I'm under

It's your love
Better than I was
More than I am
All of that happened
By takin' your hand
Who I am now
Is who I've wanted to be
Now that we're together
Stronger than ever, happy and free
Oh, it's a beautiful thing
Don't think I can keep it all in
And if you ask me why I'll change
All I gotta do is say your sweet name

HELLOWEEN - WINDMILL
 
Time goes wherever you are, time is your guiding star
That shines all through your life, makes you feel and move
My dreams are out in the far, so are your's apart
Of secret Fairy Tales, dripped on the wings of a mystery mill

Windmill, windmill, keep on turning
Show me the way, take me today

Windmill, windmill, hearts are yearning
Longing for love and a chance to be free

Dont feel alone and depressed, someone will come at last
To soothe your stumbling mind, to keep it away from the evil storm
Windmill, windmill, keep on turning
Show me the way, take me today

Windmill, windmill, hearts are yearning
Longing for love and a chance to be free

Windmill, windmill, keep on turning
Show me the way, take me today

Windmill, windmill, hearts are yearning
Longing for love and a chance to be free

Windmill, windmill, keep on turning
Show me the way, take me today

Windmill, windmill, hearts are yearning
Longing for love and a chance to be free

Time goes wherever you are



Songwriters
MICHAEL WEIKATH

Read more: Helloween - Windmill Lyrics | MetroLyrics




Well, i'm female actually, tapi saya lebih suka versi lagu ini dibawakan sama Cake. 

CAKE - I WILL SURVIVE
 
At first I was afraid
I was petrified
I kept thinking I could never live without you
By my side

But then I spent so many nights
Just thinking how you've done me wrong
I grew strong
I learned how to get along

And so you're back
From outer space
I just walked in to find you
Here without that look upon your face

I should have changed that ****ing lock
I would have made you leave your key
If I had known for just one second
You'd be back to bother me

Well now go,
Walk out the door
Just turn around
Now, you're not welcome anymore

Weren't you the one
Who tried to break me with desire?
Did you think I'd crumble?
Did you think I'd lay down and die?

Oh not I,
I will survive
Yeah
As Long as I know how to love,

I know I'll be alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
I will survive,

I will survive
Yeah, yeah
It took all the strength I had
Just not to fall apart

I'm trying hard to mend the pieces
Of my broken heart
And I spent oh so many nights
Just feeling sorry for myself

I used to cry,
But now I hold my head up high
And you see me
With somebody new

I'm not that stupid little person
Still in love with you
And so you thought you'd just drop by
And you expect me to be free

But now I'm saving all my lovin'
For someone whose lovin' me
Well now go,
Walk out the door

Just turn around
Now, you're not welcome anymore
Weren't you the one
Who tried to break me with desire?

Did you think I'd crumple?
Did you think I'd lay down and die?
Oh not I,
I will survive

Yeah
As long as I know how to love,
I know I'll be alive
I've got all my life to live

I've got all my love to give
I will survive,
I will survive
Yeah, yeah
Oh no  




"White Flag"

I know you think that I shouldn't still love you,
Or tell you that.
But if I didn't say it, well I'd still have felt it
where's the sense in that?

I promise I'm not trying to make your life harder
Or return to where we were

I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be

I know I left too much mess and
destruction to come back again
And I caused nothing but trouble
I understand if you can't talk to me again
And if you live by the rules of "it's over"
then I'm sure that that makes sense

I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be

And when we meet
Which I'm sure we will
All that was there
Will be there still
I'll let it pass
And hold my tongue
And you will think
That I've moved on....

I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be

I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be

I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be

Selasa, 29 Oktober 2013

Don't leave us... 4GGER!!!

Ok, i don't know where to start this. Saya baru saja membaca beberapa berita di twitter tentang isu kepergian Agger dari Anfield. Alasannya sederhana: jika aku tidak bermain dan jika pelatih sudah tidak berpikir bahwa aku bagus,maka saat itulah aku akan meninggalkan Liverpool. Aku disini hanya untuk bermain bola. Itu saja." 


Well, haruskah saya sebagai fans Liverpool dan fans Daniel Agger marah pada pria Denmark yang punya tattoo YNWA di jemarinya yang seolah-olah menjadi penegasan dia tidak akan pernah meninggalkan Liverpool? 

Haruskah saya marah pada defender terbaik Liverpool yang pernah berkata "Selama Liverpool menginginkan saya untuk tinggal, maka saya sanggup menolak tawaran dari semua klub di dunia ini?"

Haruskah saya marah pada pria rendah hati yang begitu peduli pada club, rekan se-tim dan fans setianya Liverpool? Pada pria ber-tattoo yang selalu tersenyum setiap kali melihat ke arah kamera? Yang punya yayasan bernama The Agger Foundation sebagai bentuk kepeduliannya kepada kemanusiaan, saat pemain lainnya menghabiskan uang untuk berfoya-foya?

Dan haruskah saya marah pada Daniel Munthe Agger yang sangat mencintai sepakbola yang hanya ingin bermain, bukan berada di bangku cadangan? 


Apakah Agger lagi-lagi akan menjadi idola yang akhirnya mematahkan hati dan harapan para suporter saat mengingkari  janji untuk setia di Anfield ?

Yang saya tahu, bahwa Agger sangat mengerti arti tattoo YNWA di tangannya. Yang saya tahu bahwa Agger sangat mencintai Liverpool dan Liverpool adalah bagian terpenting dari kehidupan seorang Agger. Yang saya tahu bahwa Agger adalah seorang pemain sepakbola profesional yang hanya ingin bermain. Hanya ingin terus dimainkan dan tampil bagus di setiap pertandingan. Itu adalah impian tiap pemain bola. 

Lalu apa yang salah jika Agger pergi? 

Well, penampilan terakhir Agger pasca cedera adalah kala melawan Southampton dan kalah 1-0. Agger harus ditarik keluar karena cedera tulang iga nya kambuh. Setelahnya dia tidak bermain lagi dan yaa... Liverpool terus menuai kemenangan. 

Cedera adalah mimpi buruk bagi setiap pemain. Siapapun dia , sebaik apapun dia pernah bermain, tidak ada yang menginginkan untuk menikmati sakitnya menjalani perawatan dan akhirnya duduk manis di bangku cadangan.

Begitu juga dengan Agger. Sekali lagi, dia hanya ingin bermain sepak bola. Mimpinya adalah bermain untuk jangka yang sangat lama. Bermain untuk Liverpool. Ikut membawa  Liverpool menjuarai Eropa. Menjadi legenda Liverpool yang akan terus dikenang manis seperti Bill Shankly, Bob Paisley, Kenny Dalglish,Robbie Fowler, Carra, dan Steven Gerrard. 


Saya bukanlah seorang pengamat atau orang yang tahu betul tentang bola. Saya bukanlah fans yang mengenal Liverpool sebaik teman-teman suporter lainnya. Saya hanya fans lurus-lurus yang saat ini hanya bisa berdoa untuk kesembuhan total Daniel Agger. Memupuk dan menyirami harapan di hati saya bahwa apapun yang terjadi Agger tidak akan pernah pergi dari Liverpool.

Pun jika kemudian keinginan seorang pemain bola dalam dirinya begitu memaksanya untuk meninggalkan Anfield dan berlabuh di klub yang menjadikannya pemain inti, saya akan tetap menjadi seorang penggemar, pencinta, dan pengagum Daniel Munthe Agger. Saya akan tergabung dalam kumpulan fans-fans yang pernah ditinggalkan Dirk Kuyt, Michael Owen, Torres, Xabi, dan lain-lain. 

However, i have to say this:
Don't Leave Us 4GGER... #ynwa 


Senin, 28 Oktober 2013

Exclusive Interview With SteelHeat & FireHouse

Wooohhhhooooooooooo!!!!! i just wanna scream out after this special moment. Thanks to My Lord Jesus and Guinness and my boss for this opportunity. I'm a lucky little girl. Yeahhh!!!

Well, seminggu sebelum acara Guinness Arthur's Day 2013, my boss told me to have an exclusive interview with SteelHeart and Fireouse. i said "why not? let's get that challenge"...
Mulailah saya browsing di google dengan keyword "exclusive interview with SteelHeart & FireHouse". Karena ini adalah hal yang baru bagi saya untuk mewawancarai artis apalagi sekelas SH & FH, perasaan saya jadi campur aduk. Lalu banyak pertanyaan yang muncul. Bagaimana jika saya groginya terlalu berlebihan sampai tidak bisa bicara? Bagaimana jika grammar saya yang masih berantakan membuat pertanyaan saya tidak dimengerti sama mereka? Bagaimana jika mereka termasuk artis yang tidak ramah kepada media? Bagaimana jika..... #AhSudahlah. Pertanyaan-pertanyaan itu akan terjawab tanggal 18 Oktober 2013 nanti. Kataku pada diri sendiri.

18 Oktober 2013

Pictures talking much than words.. Kali ini menurut gue begitu. So, ini beberapa foto yang berhasil diabadikan oleh Kak Yudhi, Fotografer Makassar Terkini (Majalah tempat saya saat ini bekerja sebagai editor dan sekretaris redaksi).

 

STEELHEART

Miljenko Matijevic a.k.a Mili lagi ngejawab pertanyaan kami dengan sangat terperinci. He such a wise and warm person

Mereka terlihat begitu menyimak pertanyaan kami.

Photo Session. i'm so lucky being in the middle with Mili

Another awesome photo
Saat memasuki VVIP Room pertama, para personil SteelHeart sudah duduk santai menikmati Guinness dan Kopi. Ohh, my fave too. Kehangatan langsung menjalari sekujur tubuhku akibat keramahan yang ditunjukkan Mili, Chris, Rev, Mike dan istri Mili,  Angela (she's so georgeous). Mereka berempat sontak berdiri menyambut kami sembari mengulurkan tangan untuk berjabat erat. Senyuman tersungging di bibir mereka. Saya sempat bercanda sedikit dengan Chris Risola sang gitaris saat hendak bersalaman. Meskipun gondrong, dia punya selera humor yang bagus. Hehehe...

Well, interview pun dimulai. Milijenko a.k.a Mili mewakili teman-temannya untuk menjawab pertanyaan kami seputar partisipasi mereka dalam perayaan global terbesar tahun ini "Guinness Arthur's day Celebration 2013". Mili menjawab dengan penuh antusias. Dia bahkan memperjelas setiap jawabannya lewat gerak tubuh.

Mili adalah sosok yang melankolis, imajinatif, visioner, terbuka, dan rendah hati. Ini adalah penilaian saya setelah bertemu dan berbincang secara langsung dengan salah satu vokalis pemilik suara tertinggi di dunia ini.

Waktu beberapa puluh menit dengan SteelHeart sangat menyenangkan. Sebelum acara foto bersama, Mili membagikan kami t-shirt yang sudah ditandatangani oleh keempat personil SteelHeart. 

So, what i want to say is "Thank you so much to SteelHeart. They are such a humble artist i've ever met. God bless you all".

FIREHOUSE

Exclusive Interview kedua bersama FireHouse, sang bintang utama. Saat itu saya berdoa dalam hati semoga mereka menyambut kami seramah SteelHeart. Dan benar saja. para personil FireHouse yang sudah ketiga kalinya datang ke Makassar menyambut kami dengan ramah. 
Setelah bersalaman, interview dimulai. Kali berjalan sedikit lebih kaku. Saya hanya mendengarkan tanpa banyak merespon kecuali mengiyakan. Tidak seperti ketika bersama SteelHeart. Meskipun begitu, kami sangat puas. 
Pokoknya 18 Oktober 2013 ini menjadi salah satu hari yang tidak akan pernah saya lupakan dalam hidupku. Tentu saja akan menjadi cerita seru buat anak cucu kelak. Yeahhhh mereka harus tahu bahwa saya adalah gadis kecil yang karena kemurahan Tuhan Yesus sudah bertemu dengan banyak sekali orang-orang hebat. 
Sesi salam-salaman dengan personil FireHouse

CJ Snare Sang Vokalis sedang menjawab pertanyaan

Photo Session 1

Photo Session 2






Senin, 30 September 2013

Fans Lurus-lurus

Saya menulis ini habis nonton LFC vs Sunderland. And yes!! We've got 3 points. Senang banget. Bersyukur banget. So apa hubungannya dengan judul tulisan sy Fans Lurus2 ?
Ok, sy tiba2 teringat ada yg pernah bilang begini. Sebenarnya dia sedang menyindir saya, katanya : Fans lurus2 itu yang cuma percaya bahwa apapun hasil pertandingan, itu semua sudah diatur sama Tuhan . Mau kalah atau menang terima apa adanya. Ok, sy  tidak akan marah ke teman saya itu atas sindirannya. Saya termasuk fan kategori ini. Saya bukannya Sok religi yaa... Tapi hei, bukankah segala sesuatu di muka BUMI ini memang sudah ada yang mengatur, yaitu Tuhan? Dan itu termasuk hasil pertandingan. Dan malam menjelang subuh ini saya tersenyum dengan bangga bahwa sy tdk akan pernah menyesal jika sy termasuk kategori fan lurus2. Saya mengatakan ini bukan karena LFC sedang berada di papan atas klasemen (posisi kedua), pun jika nanti terjadi hasil buruk (yang saya doakan tidak akan pernah terjadi lagi), saya tetap akan jadi fan lurus2 itu. Sama seperti STU yang saat ini top scorer BPL selalu menempatkan TUHAN di atas segalanya, demikian lah saya selalu melibatkan Tuhan saat mendukung LFC. Up and down.
Dan saya percaya saat ini Tuhan sedang bekerja luar biasa bagi LFC. Ok, selamat tidur. YNWA.

Senin, 23 September 2013

Garuda Muda U19... #KamiBangga

 

 

 

TimNas Indonesia U19 secara dramatis menang atas Vietnam pada final AFF U19 yang berlangsung tadi malam. Saya melewatkan 2 menit awal pertandingan karena dalam perjalanan pulang dari Gereja. Sambil makan malam saya duduk manis di depan tv menyaksikan tim asuhan Indra Sjafri berjibaku di lapangan Delta Sidoarjo melawat Timnas Vietnam. Saya dan seluruh rakyat Indonesia yang menonton pertandingan malam itu menaruh harapan besar di pundak Evan Dimas dkk untuk sekali ini memberikan gelar kepada negeri kami tercinta, Indonesia yang sekian tahun tidak pernah mereguk manisnya menjadi juara AFF. 

Harapan dan keyakinan yang sangat besar juga sangat beralasan mengingat timnas U19 kali ini adalah komposisi terbaik tim sepakbola Indonesia yang pernah ada (sepengetahuanku). Koreksi jika aku salah.

45 menit babak pertama kedua tim yang menggunakan formasi 4-3-3 bermain saling serang namun tidak berbuah gol atau jebrettt seperti istilah komentator bung Evan, yang belakangan sangat populer. Memasuki babak ke-2 belum juga ada gol. Jantung ini mulai berdebar tidak karuan. Hingga 90 menit berakhir dan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Momen-momen yang semakin menegangkan. Beberapa peluang Timnas Indonesia masih gagal dieksekusi. Bahkan pada menit-menit akhir perpanjangan waktu 2x15 menit hampir saja Indonesia kebobolan dan hampir saja jantungku copot. 

Peluit panjang pada menit 120an menandakan bahwa juara AFF kali ini akan ditentukan lewat adu penalti. Demi apapun juga, saya tidak pernah suka melihat adu penalti. Sangat-sangat menegangkan. 

Satu per satu kedua tim mengeksekusi bola. Saya sudah tidak tenang duduk. Saya berdiri, loncat-loncat dan berjalan kesana kemari. 5 tendangan untuk masing-masing tim masih membuat kedudukan setara. Ya Tuhan, saya tidak bisa membayangkan penalti ini akhirnya bagaimana. Namun saya terus berdoa untuk pahlawan-pahlawan muda kami di lapangan. 

Setelah 9 kali tembakan dengan skor 7-6, Indonesia berhasil menjadi juara AFF U19 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Adalah Ilham sang eksekutor terakhir yang menjadi penentu Garuda Muda menjadi juara. Saya melompat kegirangan, teriakan beradu dengan teriakan tetangga yang sama bahagianya. Untuk pertama kalinya saya menangis menyaksikan Timnas U19 membuat bangsa ini berdiri dengan kepala tegak di dunia si kulit bundar. Terima Kasih banyak untuk TimNas Garuda Muda U19, untuk pelatih yang katanya harus keliling Indonesia sendiri demi mencari bibit-bibit unggul yang kini menjadi pahlawan-pahwalan muda Indonesia.

Salah satu yang membuat saya lebih bangga lagi bahwa striker Indonesia, Maldini Pali yang sedari awal menampilkan performa yang sangat apik adalah remaja berusia 15 tahun berdarah Toraja. Aihiiiiiiiiiiii!!! (itu adalah teriakan khas orang Toraja) ... Kurre sumanga' Maldini. 

Akhirnya, saya kembali menaruh harapan bahwa TimNas U19 akan terus konsisten dalam permainan dan kalau bisa tidak usah terlalu berurusan dengan media apalagi iklan dan infotainment yang sudah terbukti banyak memberikan pengaruh buruk bagi para pemain timnas senior. Baiknya mereka fokus saja untuk berlatih dan mempertahankan gelar juara ini di tahun-tahun mendatang.

Sekali lagi terima  kasih sudah membuat saya bangga. Membuat kami semua bangga. Hidup Garuda Muda, Hidup Indonesia!!!

 

Jumat, 13 September 2013

...

Dia berdiri membelakangiku. Berkostum sama seperti kemarin-kemarin. Maksudku warnanya sama. Hitam. Warna favoritku. Dia melipat tangannya di dada. sebuah kacamata bertengger manis di belakang kepalanya. Sesaat dia merongoh saku celana. Menarik keluar smartphonenya dan mengarahkannya ke panggung. Dia mengambil beberapa gambar. Lalu berjalan ke sudut lain ruangan. Aku memperhatikan caranya berjalan. Begitu gontai. Bukan karena dia sakit atau lemah. Namun dia sedang menikmati setiap langkah kakinya. 

Dia kembali berdiri dalam diam. Matanya menyapu seluruh ruangan. Kembali melipat tangan di dada. Sesekali dia menyenderkan tangan ke dinding. 

Aku menyukai semuanya. Aku menyukai caranya berdiri, berjalan, tertawa. Aku menyukai semua bahasa tubuhnya. Itu saja.

Kamis, 05 September 2013

Thank you Stu

Menyambut pagi yang panas di Kota Makassar ini, terlebih dahulu saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada para blogger yang sudah membuang waktu membuka laman blog saya dan membaca tulisan-tulisan yang masih cacat grammar dari saya. But as the tittle of my blog said "I Write What I Want To Write", so  forget about the grammar and just read what you want to read from this goddamn blog.

Kali ini masih tentang Sturridge. Saya hanya merasa tulisan saya sebelumnya tentang Sturridge berhubungan erat dengan apa yang ingin saya ungkapkan kali ini. 
Minggu 1 September 2013 beberapa moment spesial terjadi. Yang pertama tentu saja Hari Minggu adalah hari yang penuh berkat. Kedua, hari minggu pertama bulan September ini, merupakan pekan ketiga BPL dimana Liverpool menjamu rival abadinya Manchester United di stadion keramat (bagi saya selalu keramat) Anfield Stadium. Ketiga adalah 1 September 2013, Daniel Sturridge berulang tahun yang ke 24 tahun dan Bill Shankly, pemain sekaligus pelatih terbaik LFC sepanjang sejarah jika dia masih hidup juga berusia 100 tahun. Dan yang terakhir yang berhubungan dengan semua momen2 spesial itu adalah Liverpool FC berhasil menang dengan skor 1 : 0. Wuuuuuuhhhhuuuuuuuu!!!!
Dan coba tebak, siapa si pencetak gol tersebut?
Yeppp.... Sturridge again. Gol yang dicetak pada menit  ke-4 ini sekaligus menjadi kado spesial di hari ulang tahun Stu sendiri yang juga dipersembahkan untuk The Legend Shankly.


Ok, apa lagi yang akan kuungkapkan. Perasaan bahagia? pastinya. Semua tim dan pendukung LFC malam itu merasakan kebahagiaan yang sama. Suasana nobar Bigreds Makassar di Mom's Cafe begitu riuhnya. Penonton membludak hingga ke area parkir. Meskipun saya tidak tahu jumlah pasti, namun ratusan pencinta setia LFC di Mom's malam itu benar-benar merasakan kegembiraan yang luar biasa.
Lalu bagaimana dengan perasaan puas? Well, ini baru pekan ketiga BPL bergulir yang syukurnya tim kami mampu melakukan clean sheet dan saat ini berada di puncak klasemen. Tidak ada yang akan tahu hasil besok dan seterusnya. Yang pasti harapan kami raihan malam itu setelah menekuk juara bertahan bisa terus konsisten hingga musim berakhir. Amin.

Anyway, malam itu masih ada satu hal yang menjadi perhatian menarik mata perempuan saya. Meskipun sempat terjadi ketegangan antara Van Persie vs Skrtel, Agger dan Kapten.
Namun saya melihat sosok  Agger  yang lebih  tampan dari biasanya berdiri kokoh di lini pertahanan, begitu berwibawa, dan terlihat lebih sabar. Yeahhh dia adalah vice captain yang akan menjadi kapten Liverpool suatu saat nanti.

Finally,
Thank you again Stu. Apapun yang dikatakan orang tentangmu, saya percaya Tuhan sedang bekerja melalui kaki dan instingmu untuk mengantar tim ke puncak klasemen. That's my faith. And i believe that's yours too, rite? :) So, keep going Stu, keep dancing on the field. #YNWA


Kamis, 29 Agustus 2013

Sturridge, Pemain Kelas Dunia Yang Cinta Tuhan

Saya termasuk salah satu penggemar bola yang cukup penasaran dengan kehidupan pribadi pemain idola khususnya kehidupan rohani mereka. Yeahhh saya senang jika akhirnya tahu bahwa pemain yang saya idolakan memang pantas saya idolakan dalam segala hal. Bukan saja sepak terjang gemilang di lapangan hijau, namun juga cara mereka menjalani kehidupan pribadi terutama cara mereka membangun hubungan dengan Tuhan. 

Daniel Sturridge, Mujizat untuk Liverpool

Awal kepindahannya dari Chelsea FC tidak terlalu membuat saya tertarik. Apalagi dia pindah ke club favorit saya dengan status pemain yang selalu menghuni bangku cadangan saat masih di Chelsea. Apa yang bisa diharap dari pemain yang seperti itu? tanyaku saat itu. 
Namun pertanyaan saya yang begitu meragukan kapasitas seorang Stu (begitu saya suka menyebutnya) akhirnya terbantahkan seiring karirnya yang beranjak cerah bersama Liverpool.
Bersama Suarez di lini depan, dia mampu menampilkan performa terbaiknya sebagai tandem paling tepat untuk mesin gol Liverpool, Luisito.
Akhirnya saya yakin bahwa Stu pindah ke Liverpool adalah rencana Tuhan untuk masa depan karir sepak bolanya dan juga untuk masa depan Liverpool FC. Dia adalah mujizat selanjutnya yang dikirim Tuhan ke Liverpool.

Populer dan kaya raya. Dua hal yang identik dengan pemain bola liga Inggris dan dunia pada umumnya. Siapa yang tidak kenal dengan Sturridge yang belakangan juga populer karena selebrasi golnya yang unik. Beberapa menyebutnya "Sturridge Dance". 
 Namun tidak banyak pemain bola yang selain sukses di lapangan, juga sukses membangun kehidupan pribadi yang intim dengan PenciptaNya. Dari sedikit pemain bola itu, Daniel Andre Sturridge salah satunya.

Saya mengikuti aktivitas luar lapangan seorang Stu lewat akun Instagram dstudge. Dari situlah saya menemukan fakta menarik yang sangat inspiratif dari seorang Stu. Dia adalah pemain bola kelas dunia yang cinta Tuhan. Beberapa kalimat dari Stu yang menggambarkan kecintaannya pada Tuhan itu misalnya:

I do all through Christ who strengthens me. I have my ups and downs but i know that You are there to bring me up when i'm down and keep me grounded when i'm up. Even though i sin, You don't turn Your back on me. Thanks to be God for everything. 

God, Designed Me, Created Me, Blesses Me, Heals Me, Defends Me, Forgives Me, Loves Me.
 
Stu sangat menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidupnya entah saat dia sedang naik atau sedang turun, Tuhan selalu campur tangan dan memiliki rencana yang indah dalam hidupnya. Bahkan saat menjelang akhir musim 12/13 ketika dia dilanda cendera, Stu bersyukur bahwa cedera itu membuat dia bisa beristrahat cukup lama dan siap kembali membela Liverpool musim 13/14.
Dan terbukti, 3 kali penampilannya bersama Liverpool di musim 13/14 (2 BPL) dan (1 Piala Liga), Stu sukses mencetak 4 gol. "Gol itu adalah berkat dari Tuhan" kata Stu.

Stu kini menjadi salah satu pemain Liverpool idola saya. Dan dia memang pantas untukitu. Bagi saya, Stu bukan saja seorang striker dengan naluri yang tajam di daerah gawang lawan. Dia adalah pemain bola yang sangat mencintai Tuhan, keluarga, sahabat, fans dan tim kebanggaan kami bersama Liverpool FC.
God bless you Stu. #YNWA



Senin, 19 Agustus 2013

Wonderful July 20th

First thing i do, of course to be grateful for this amazing grace by The Center of My Joy, Jesus Christ. He made everything beautiful and perfect in His time.   Termasuk mewujudkan mimpi saya tanggal 20 Juli 2013 menonton langsung Liverpool FC  di Stadion GBK, Jakarta. @__@
Ok, dreams come true. Padahal dulu sempat hampir kecewa gara-gara isu mereka batal datang ke Indonesia. Tapi syukur, Tuhan ada di pihak kami banget lah :))

Training Day 

Meskipun saya termasuk tidak beruntung dalam mendapatkan tanda tangan dan foto bareng sama pemain, tetap saja menyaksikan mereka bertanding langsung di lapangan sudah lebih dari sangat cukup. Apalagi kita sudah dapat special treatment sebagai anggota Bigreds_IOLSC (Suporter Resmi Liverpool di Indonesia) untuk menyaksikan open trainin, 1 hari sebelum pertandingan. 
Novi, Iam, Saya, Itty, Wiwiek, Omi






Someday, I'll stand in front of The Shankly's Gate in Anfield Stadium

The Match Day

Sebenarnya saya sudah berniat akan menunggu di Apartemen saja hari ini (20 Juli 2013) sampai beberapa jam sebelum pertandingan. Jadi langsung ke GBK. Namun karena semua teman kamar sudah siap-siap untuk shopping, maka akhirnya saya pun ikut. That's woman you know, ...:)
Setelah capek mengelilingi salah satu pusat perbelanjaan, kami lalu bergegas kembali ke Apartemen. Di tengah perjalanan, hujan deras mengguyur ibu kota. Hujan + Macet. Kami (saya, itty, wiwiek dan k' ocha) lari tunggang - langgang mencari tempat berteduh. Demi menghemat ongkos transport, kami akhirnya memilih naik angkot menuju apartemen.

At GBK Stadium

Puji Tuhan beberapa jam menjelang kick off, hujan mulai redah. Tinggal rintik-rintik saja. Namun nyatanya itu tidak menyurutkan langkah ribuan supporter yang antri di depan gate. Beruntung ada scraf LFC Tour yang bisa dijadikan penutup kepala. :)

 Atmosfir di GBK Stadium malam itu  LUARRRRRR BIASAAAAA MERAHHHHHHH.  Merah adalah Liverpool dan Merah juga Indonesia. Kami mendukung kedua tim. Kami menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan lantang, dan kompak mengumandangkan Liverpool FC Anthem "You'll Never Walk Alone". Kami bangga sebagai bangsa Indonesia dan bangga sebagai bagian dari keluarga besar Liverpool FC.







My next dream tentu saja adalah menonton Liverpool langsung di Stadion Anfield, Liverpool. Entah kapan, tapi saya sangat yakin suatu hari nanti saya akan berada di sana. Dan kali itu saya juga akan mendapat kesempatan untuk foto bareng serta meminta tanda tangan pemain di jersey saya. :) Sssttt.... I even think that i'll take my pre-wed photo session at Anfield :))) 

OK, sekian dari saya. kurang-lebihnya, mohon dimaafkan. I just  write what i want to write :) YNWA